Persebaya Fokus Perbaiki Penyelesaian Akhir Jelang Laga Kontra Semen Padang

harianmerahputih.id
Francisco Rivera dan Gilson Costa dalam sesi latihan di Stadion Gelora 10 Nopember, Kamis (8/5) sore. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SURABAYA — Gagal meraih tiga poin penuh saat bertandang ke kandang Persik Kediri, Senin (5/5), Persebaya Surabaya kini berbenah. Tim berjuluk "Bajul Ijo" tersebut bertekad bangkit saat menjamu Semen Padang FC dalam lanjutan Liga 1 musim 2024/2025, Minggu (11/5) mendatang, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Kemenangan menjadi target mutlak. Posisi di papan atas klasemen masih terbuka, namun hasil imbang 3-3 melawan Persik membuat langkah Persebaya ke peringkat dua sementara tertunda. Pelatih Paul Munster menekankan pentingnya penyelesaian akhir yang lebih efektif.

Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1

“Sekarang kami benar-benar fokus menyerang dan mencetak gol. Kami berjuang untuk posisi kedua dan seluruh tim menyadari pentingnya itu,” ujar Munster saat ditemui seusai latihan tim di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya.

Statistik dalam empat pertandingan terakhir menunjukkan bahwa Persebaya mencatatkan 48 tembakan, dengan 21 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Namun, hanya enam gol yang berhasil diciptakan. Rasio konversi peluang ini dianggap Munster belum ideal untuk tim yang bersaing di zona atas klasemen.

Baca juga: PERSIB Fokus Menatap Kebangkitan, Klok: “Dua Pekan ke Depan Penentu!”

"Efektivitas menjadi masalah kami. Banyak peluang terbuang sia-sia, dan itu harus kami perbaiki. Dalam sepak bola, satu gol keunggulan tidak pernah cukup,” imbuh pelatih asal Irlandia Utara itu.

Pada sesi latihan berdurasi 90 menit tersebut, Munster memberikan porsi besar pada latihan penyelesaian akhir. Para pemain dilatih menembak langsung, membangun kombinasi serangan, serta berduel satu lawan satu dengan kiper. Latihan ini dirancang untuk meningkatkan insting gol para penyerang.

Baca juga: PERSIB Langsung Gaspol di Surabaya, Tanpa Pulang ke Bandung demi Persiapan Hadapi Madura United

Laga kontra Persik menjadi pelajaran penting. Persebaya sempat unggul 3-2 hingga menit akhir, namun kehilangan dua poin karena kesalahan di lini belakang yang berujung gol penyeimbang lawan. "Kami tak boleh mengulangi kesalahan yang sama. Pertandingan tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu atau dua gol, kami butuh lebih untuk mengamankan kemenangan," kata Munster.

Dengan sisa musim yang semakin menipis, setiap laga menjadi krusial. Laga kandang melawan Semen Padang bisa menjadi momentum kebangkitan sekaligus pembuktian ambisi Persebaya untuk kembali ke jalur perebutan posisi dua besar. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru