Kinerja 100 Hari Gus Fawait Dinilai Memuaskan, Warga Jember Apresiasi Fokus pada Desa dan Infrastruktur

harianmerahputih.id
Bupati Jember Muhammad Fawait

MERAHPUTIH I SURABAYA - Dalam seratus hari pertama masa kepemimpinannya, Bupati Jember Muhammad Fawait dan Wakil Bupati Djoko Susanto menuai respons positif dari mayoritas warga. Survei terbaru menunjukkan tingkat kepuasan publik yang tinggi terhadap langkah-langkah awal pemerintah kabupaten di bawah duet ini, terutama pada sektor pembangunan desa dan pengentasan kemiskinan.

Riset yang dilakukan The Republic Institute mengungkapkan bahwa 82,8 persen warga Jember menyatakan puas terhadap kinerja pasangan Fawait-Djoko. Capaian ini dianggap menonjol, terlebih jika dibandingkan dengan kepala daerah lain di Jawa Timur pada periode waktu yang sama.

Baca juga: HKTI Deklarasikan Jatim Lumbung Ternak, Inovasi Peternakan Jadi Fokus

“Kepuasan warga Jember sangat tinggi terhadap Gus Fawait selama 100 hari pertama masa kepemimpinan,” ujar Dr Sufyanto, Peneliti Utama The Republic Institute, dalam pemaparan hasil survei di Surabaya, Senin (26/5/2025).

Salah satu aspek yang menonjol dalam survei tersebut adalah apresiasi masyarakat terhadap program pembangunan pedesaan dan penanggulangan kemiskinan. Sebanyak 83,1 persen responden menyatakan sangat puas terhadap upaya Gus Fawait dalam memperkuat pembangunan desa dan memberantas kemiskinan, menjadikannya angka tertinggi di antara kepala daerah lainnya di Jawa Timur.

Menurut Sufyanto, keberhasilan awal ini tidak lepas dari pendekatan Fawait yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial. Program-program yang dijalankan difokuskan pada revitalisasi infrastruktur desa, penyediaan akses air bersih, serta pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Kinerja Gus Fawait di sektor pembangunan desa bahkan melampaui ekspektasi warga. Ini menunjukkan adanya strategi yang tepat dalam menjangkau akar-akar persoalan masyarakat,” tutur Sufyanto.

Tak hanya sektor sosial, pembangunan fisik juga menjadi perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Jember mencatat tingkat kepuasan 81,8 persen dalam sektor infrastruktur. Perbaikan jalan rusak, pembangunan jembatan penghubung antarwilayah, serta pemeliharaan fasilitas publik menjadi sejumlah fokus yang mendapat sorotan positif dari warga.

Baca juga: Sentuh Lapisan Masyarakat Lebih Luas, Pasar Murah Jatim Kian Masif

Tingkat kepuasan tinggi juga tercatat dalam sektor swasembada pangan, dengan 79,4 persen responden menyatakan sangat puas. Gus Fawait-Djoko dinilai berhasil mempertahankan kestabilan produksi pangan lokal dan memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas.

Pemerintah kabupaten juga disebut aktif mendukung petani dan pelaku usaha kecil di bidang pertanian dengan memberikan akses subsidi pupuk, bibit unggul, hingga pelatihan pengelolaan pascapanen.

Survei yang dilakukan pada 15–22 Mei 2025 ini melibatkan 2.200 responden dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan demografi yang tersebar merata di seluruh kecamatan di Jember. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling, serta wawancara tatap muka sebagai pendekatan utama.

Dengan margin of error sebesar 2,1 persen, hasil survei ini dipandang sebagai gambaran representatif atas opini publik di Kabupaten Jember terhadap kepemimpinan Fawait-Djoko dalam 100 hari pertama masa jabatan mereka sejak dilantik pada Februari 2025.

Baca juga: Jawa Timur Dorong Swasembada Daging Lewat Gerakan Serentak Inseminasi Buatan

Kinerja Fawait-Djoko dalam 100 hari ini menempatkan Jember sebagai salah satu daerah dengan dinamika pembangunan yang cukup progresif di Jawa Timur. Beberapa kalangan bahkan mulai membandingkan gaya kepemimpinan Fawait dengan sejumlah kepala daerah muda yang muncul sebagai figur potensial di pentas nasional.

Namun demikian, menurut Sufyanto, penguatan tata kelola pemerintahan dan akuntabilitas publik tetap harus menjadi prioritas utama.

“Survei ini menunjukkan sinyal positif, tapi kepercayaan publik harus terus dirawat dengan kinerja nyata dan respons cepat terhadap persoalan warga,” pungkasnya. (DPR) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru