MERAHPUTIH I SAMARINDA – Menatap musim kompetisi Liga 1 2025/2026, Borneo FC Samarinda tak ingin lengah. Klub berjuluk Pesut Etam itu menunjukkan keseriusannya dengan merombak skuat melalui perekrutan delapan pemain anyar, perpaduan talenta lokal dan asing yang digadang-gadang bisa menambah kedalaman tim asuhan Fabio Lefundes.
Tiga dari delapan nama merupakan pemain asing dengan latar belakang pengalaman lintas benua. Mereka adalah Juan Villa (Kolombia), Maicon Souza (Brasil), dan Mohammad Al-Husseini (Lebanon). Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan warna dan ketajaman baru dalam pola permainan Borneo FC.
Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1
Villa, gelandang 25 tahun asal Kolombia, pernah mengenyam atmosfer kompetisi di Portugal, Yunani, hingga Bahrain. Namanya mulai mencuri perhatian kala membela CD America de Quito di Liga Ekuador, mencetak 10 gol dan lima asis dalam semusim. Sosoknya digadang menjadi kreator serangan baru di lini tengah Pesut Etam.
Untuk urusan sisi sayap, Borneo menggamit Maicon Souza. Pemain serba bisa berusia 29 tahun itu terakhir kali bermain di kasta tertinggi Liga Malta. Daya eksplosivitas dan fleksibilitas posisinya dinilai akan memberi variasi dalam strategi ofensif Lefundes.
Sementara itu, Mohammad Al-Husseini, bek tengah asal Lebanon, datang membawa pengalaman di level internasional. Pemain 22 tahun ini sebelumnya bermain di Liga Irak bersama Al-Quwa Al-Jawiya dan memperkuat Timnas Lebanon kelompok usia hingga senior.
Baca juga: PERSIB Fokus Menatap Kebangkitan, Klok: “Dua Pekan ke Depan Penentu!”
Langkah Borneo tak berhenti di level internasional. Klub juga aktif memboyong bakat-bakat lokal potensial. Nama Rayhan Utina, putra legenda Timnas Firman Utina, menjadi salah satu yang mencuri perhatian. Bermain apik bersama Persela Lamongan musim lalu, Rayhan diprediksi menjadi investasi jangka panjang untuk sektor gelandang serang.
Masih dari lini belakang, nama Haykal Alhafiz juga turut merapat. Bek 24 tahun ini dikenal sebagai bagian dari skuat Timnas Indonesia peraih emas SEA Games 2023. Ia akan memperkaya pilihan Borneo di sektor pertahanan.
Gelandang muda Faris Adit Saputra juga resmi berseragam Pesut Etam setelah mencuri perhatian bersama PSPS Pekanbaru di Liga 2. Sementara itu, Redzuan Fachigi, winger asal Makassar yang sempat memperkuat Persikabo 1973, akan bersaing memperebutkan tempat utama di sektor sayap.
Baca juga: PERSIB Langsung Gaspol di Surabaya, Tanpa Pulang ke Bandung demi Persiapan Hadapi Madura United
Perekrutan terakhir adalah Ahmad Agung. Gelandang berusia 29 tahun dengan rekam jejak mentereng bersama Persik Kediri dan Persib Bandung itu menambah sentuhan pengalaman yang dibutuhkan tim dalam menghadapi ketatnya kompetisi.
Melalui pergerakan transfer yang agresif ini, Borneo FC mengirim sinyal bahwa mereka bukan sekadar peserta Liga 1 musim depan. Mereka hadir dengan ambisi besar—menjadi penantang serius gelar juara. (red)
Editor : Redaksi