MERAHPUTIH I KARANGANYAR — Di antara kesibukan pagi yang mulai menggeliat di Terminal Tipe B Tawangmangu, Joko Riyanto, penjual buah musiman, membuka lapaknya sambil mengaktifkan ponsel. Bukan sekadar mengecek pesan atau cuaca hari itu, melainkan memanfaatkan fasilitas baru yang kini jadi bagian dari kesehariannya: internet gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Biasanya saya langsung buka Facebook atau WhatsApp buat update dagangan. Alhamdulillah sekarang nggak perlu beli kuota sebanyak dulu,” kata Joko sambil tersenyum. Lelaki yang sudah bertahun-tahun berjualan di terminal ini mengaku pengeluarannya untuk paket data kini turun lebih dari 50 persen.
Baca juga: DPN Soroti Kerentanan Jateng, Pertahanan Nonmiliter Jadi Fokus Utama
Sejak akhir 2024, Pemprov Jateng memang mulai memasang jaringan internet gratis di sejumlah ruang publik. Terminal Tawangmangu menjadi salah satu lokasi yang diprioritaskan. Dengan dua titik akses berkecepatan masing-masing 20 Mbps, fasilitas ini terbuka bagi siapa pun yang berada di area terminal, tanpa perlu memasukkan kata sandi. Tinggal klik — langsung terhubung.
Paiman Hadi, petugas penjual tiket bus yang juga warga lokal, tak kalah terbantu. “Sistem kita sekarang online semua. Kalau jaringan stabil seperti ini, kerja jadi lebih lancar. Nggak perlu pakai tethering atau beli paket tambahan,” ucapnya.
Namun, Paiman punya satu catatan: sebaran sinyal belum merata. “Kalau bisa titik aksesnya ditambah, jadi nggak rebutan sinyal,” ujarnya sembari melayani penumpang yang baru datang.
Lain lagi dengan Bayu Satrio Aji, pemilik warung makan yang letaknya tak jauh dari pintu keluar terminal. Menurutnya, pelanggan yang mampir ke warungnya sering memanfaatkan fasilitas internet untuk bersantai sambil bermain media sosial. “Lumayan rame kalau sore, mereka bisa duduk lama karena ada wifi. Tapi ya itu, kadang lemot, semoga nanti bisa ditingkatkan.”
Baca juga: Peresmian Lima Infrastruktur Baru: Prabowo Tegaskan Konektivitas Jadi Tulang Punggung Pemerataan
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah, Dikki Rulli Perkasa, menyatakan pihaknya tengah menyiapkan peningkatan kualitas layanan.
“Kami sudah menerima masukan dari masyarakat terkait kecepatan dan jangkauan akses. Dalam waktu dekat, kecepatan akan ditingkatkan menjadi 100 Mbps,” ujarnya.
Menurut Dikki, penyediaan internet gratis merupakan bagian dari program unggulan Gubernur Ahmad Luthfi yang menargetkan digitalisasi layanan publik secara luas. Selain di terminal, Pemprov juga tengah melakukan asesmen terhadap sejumlah ruang publik lain yang dinilai potensial untuk dilengkapi fasilitas serupa.
Baca juga: Posyandu Enam SPM Dikebut, Jateng Siapkan Lompatan Layanan Publik
“Kami sudah mengeluarkan surat edaran belanja internet satu pintu. Koordinasi lintas OPD juga sedang berlangsung untuk memastikan program ini menjangkau masyarakat seluas mungkin,” jelasnya.
Terminal Tawangmangu kini tidak hanya menjadi tempat lalu-lalang penumpang, tetapi juga simpul kecil dari cita-cita digitalisasi layanan publik. Dan bagi Joko Riyanto serta warga lainnya, jaringan wifi gratis bukan sekadar kemudahan teknis, tapi harapan baru di tengah denyut aktivitas sehari-hari. (red)
Editor : Redaksi