Geger Ancaman Bom di Udara: Pria Ini Jadi Tersangka Usai Teriakkan "Bom!" di Kabin Lion Air

harianmerahputih.id
Suasana di dalam pesawat Lion Air JT-308 rute Jakarta-Kualanamu mendadak berubah mencekam pada Sabtu (2/8) sore

MERAHPUTIH I JAKARTA - Suasana di dalam pesawat Lion Air JT-308 rute Jakarta-Kualanamu mendadak berubah mencekam pada Sabtu (2/8) sore. Di tengah persiapan lepas landas, seorang penumpang pria berinisial H membuat gaduh dengan teriakan yang tak main-main: "Ada bom!"

Teriakan itu bukan sekadar candaan tak lucu. Awak kabin sigap menanggapi informasi tersebut, langsung melapor ke pilot. Pesawat yang telah menjalani proses push back pun kembali ke apron demi pemeriksaan menyeluruh. Penumpang dievakuasi, dan pesawat diperiksa ketat.

Baca juga: Skandal Ponorogo Makin Dalam: KPK Buka Kemungkinan Suap dari Dinas-Dinas Pemkab

Hasilnya? Nihil. Tidak ditemukan benda mencurigakan atau bahan peledak apapun. Namun kerusuhan telah terjadi, penumpang lain dibuat was-was, jadwal terganggu, dan maskapai terpaksa mengganti pesawat untuk menerbangkan penumpang ke tujuan.

Pria berinisial H, yang jadi sumber kekacauan, segera diserahkan kepada pihak berwenang. Setelah pemeriksaan intensif, Polresta Bandara Soekarno-Hatta menetapkannya sebagai tersangka.

"Hari ini H resmi kami tetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan," ujar Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Ronald Sipayung, Senin (4/8).

Baca juga: KPK Tetapkan Bupati Ponorogo dan Tiga Pejabat Lain Sebagai Tersangka Korupsi, Dugaan Suap Jabatan hingga Proyek RSUD.

Menurut Ronald, motif tersangka ternyata berakar dari kondisi psikologis yang tidak stabil. “Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan mengaku stres karena menjalani penerbangan yang sangat panjang. Ia baru saja menempuh rute Merauke-Makassar, kemudian lanjut ke Jakarta-Kualanamu,” ungkapnya.

H juga disebut dalam kondisi kelelahan dan emosional. Polisi menyebut akan memanggil keluarga H untuk membantu mengungkap kondisi psikologisnya secara lebih mendalam.

Sementara itu, pihak Lion Air menyatakan telah menjalankan prosedur keselamatan secara ketat sesuai standar internasional. “Kru kabin segera menindaklanjuti informasi dari penumpang dan melaporkan ke pilot. Pesawat kembali ke apron untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terang Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Air, dalam pernyataan tertulis.

Baca juga: KPK Tahan Empat Tersangka Korupsi Hibah Jatim: Bayang-bayang Skandal Pokmas Kembali Menguat

Pesawat pengganti dengan registrasi PK-LSW akhirnya diberangkatkan pada hari yang sama, membawa penumpang yang sempat tertunda akibat insiden tersebut.

Kini, H harus berurusan dengan proses hukum. Candaan atau luapan emosi yang menyangkut keselamatan penerbangan bukan perkara sepele. Apalagi di tengah ketatnya protokol keamanan penerbangan saat ini. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru