Thom Haye Mantap ke PERSIB, Incar Dominasi Domestik dan Kiprah Asia

harianmerahputih.id
Thom Haye

MERAHPUTIH I BANDUNG – PERSIB kembali menjadi magnet bagi pemain bintang. Setelah sukses meraih gelar juara dua musim beruntun di kompetisi kasta tertinggi nasional, Maung Bandung kini resmi kedatangan gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, yang dikenal dengan julukan Profesor.

Keputusan Haye bergabung bukan tanpa alasan. Rekam jejak PERSIB dalam dua tahun terakhir menjadi faktor penting yang membuatnya mantap memilih Bandung sebagai pelabuhan baru kariernya.

Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1

“Itu merupakan salah satu alasan saya mengambil keputusan bergabung. Dalam dua musim terakhir, tahta juara milik PERSIB. Klub ini juga punya ambisi besar untuk lebih baik lagi di kompetisi Asia,” ujar Haye dengan penuh keyakinan.

PERSIB yang baru saja menyingkirkan Manila Digger kini melaju ke AFC Champions League Two 2025/26. Tantangan itu disambut antusias oleh Haye. Baginya, membela PERSIB bukan hanya soal mempertahankan dominasi domestik, tetapi juga mengibarkan panji Maung Bandung di level Asia.

“Kompetisi Asia jadi tantangan tersendiri. Kami ingin menunjukkan kualitas PERSIB di sana. Saya datang dengan semangat untuk membantu tim melangkah sejauh mungkin,” tegas Haye.

Baca juga: PERSIB Fokus Menatap Kebangkitan, Klok: “Dua Pekan ke Depan Penentu!”

Pemain berusia 29 tahun ini sadar bahwa kunci sukses bukan hanya pada kualitas individu, tetapi juga pada chemistry antar pemain. Haye menekankan pentingnya kerja kolektif agar target besar tim bisa tercapai.

“Kami harus bersama-sama sebagai satu tim. Mempersiapkan semua dengan baik. Tahap demi tahap, kami harus berkembang dan menjadi lebih kuat,” ungkapnya.
Harapan Bobotoh

Kehadiran Haye jelas memantik antusiasme Bobotoh. Lini tengah PERSIB yang sebelumnya sudah solid akan semakin berwarna dengan gaya main Haye yang dikenal tenang, cerdas, dan mampu mengatur tempo permainan.

Baca juga: PERSIB Langsung Gaspol di Surabaya, Tanpa Pulang ke Bandung demi Persiapan Hadapi Madura United

Dua musim sukses menjadi juara back to back kini menjadi modal besar. Namun, ekspektasi publik tentu meningkat: PERSIB dituntut tidak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga mampu bersuara di panggung Asia.

Dengan ambisi besar, pemain kelas dunia, dan dukungan fanatik Bobotoh, perjalanan PERSIB musim ini dipastikan akan menjadi cerita menarik dalam jagat sepak bola Indonesia. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru