Puluhan Siswa Keracunan, Pemkab Bojonegoro Evaluasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis

harianmerahputih.id
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah lngsung turun lapangan menjenguk siswa keracunan diduga usai makan menu MBG di Kecamatan Kedungadem, Kamis (2/10/2020)

MERAHPUTIH I BOJONEGORO — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai terobosan peningkatan gizi pelajar, justru menyisakan masalah serius di Bojonegoro. Kamis (2/10/2025), puluhan siswa di Kecamatan Kedungadem mengalami keracunan usai menyantap makanan dari program tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pun bergerak cepat. Wakil Bupati Nurul Azizah bersama Kepala Dinas Kesehatan Ninik Susmiati langsung turun ke lapangan meninjau para korban di puskesmas.

Baca juga: Delegasi ASMOPSS Nikmati Pesona Geopark Wonocolo dan Borong Ledre Khas Bojonegoro

“Pemkab Bojonegoro sangat prihatin dengan kejadian ini. Evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan, baik dari sisi distribusi maupun standar kebersihan makanan,” tegas Wabup Nurul Azizah.

Dinkes Bojonegoro memastikan langkah pengawasan akan diperketat. Menurut Kepala Dinkes Ninik Susmiati, penyedia makanan MBG akan mendapat pembinaan langsung agar standar kebersihan dan keamanan pangan benar-benar terjaga.

Baca juga: BGN Batasi Layanan SPPG Maksimal 2.500 Penerima Manfaat, Dorong Standar Ketat Keamanan dan Kualitas Gizi

“Keamanan pangan harus jadi prioritas, apalagi ini menyangkut kesehatan anak-anak,” ujarnya.

Selain itu, kasus keracunan ini akan dilaporkan secara resmi ke pemerintah pusat melalui Sistem Pemantauan Program Gizi (SPPG). Pemkab menyebut langkah tersebut bagian dari pertanggungjawaban daerah sekaligus bahan evaluasi nasional.

Baca juga: Pemkab Bojonegoro Genjot Gerakan TOSS TBC, Target 2026 Bebas Tuberkulosis

Meski diwarnai insiden, Pemkab Bojonegoro menegaskan program MBG tidak akan dihentikan. Pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan pemberian makanan bergizi bagi siswa, namun dengan pengawasan jauh lebih ketat agar insiden serupa tidak kembali terulang.(red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru