Pemkab Bojonegoro Genjot Gerakan TOSS TBC, Target 2026 Bebas Tuberkulosis

MERAHPUTIH I BOJONEGORO – Suasana Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Bojonegoro, Minggu (9/11/2025), berubah meriah dengan kampanye kesehatan bertema Temukan dan Obati Sampai Sembuh (TOSS) TBC. Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro menggandeng masyarakat untuk bersama memerangi penyakit tuberkulosis (TBC) lewat kegiatan edukatif dan hiburan.

Acara dibuka dengan senam BMM dan zumba bersama, dilanjutkan skrining TBC serta Cek Kesehatan Gratis (CKG). Selain itu, Pemkab juga memberikan penghargaan bagi kader kesehatan yang aktif dalam penemuan dan pendampingan pasien TBC.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan, pihaknya menargetkan Bojonegoro bebas TBC pada 2026. “Ini menjadi tantangan bagi seluruh tenaga kesehatan di puskesmas. Pemerintah memastikan pengobatan TBC bisa diakses gratis oleh masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro Ninik Susmiati menambahkan, Indonesia masih menempati peringkat kedua dunia dalam jumlah kasus TBC. “Hingga Oktober 2025, kami mencatat 2.366 kasus di Bojonegoro atau 78 persen dari target nasional. Sebanyak 90 persen pasien telah menjalani pengobatan dengan tingkat keberhasilan mencapai 98 persen,” terangnya.

Ninik menilai, hambatan terbesar masih berupa stigma terhadap penderita TBC. Ia menegaskan, penyakit ini bisa disembuhkan sepenuhnya dengan kepatuhan menjalani pengobatan selama minimal enam bulan tanpa putus. (red)

 

Editor : Redaksi