Pemuda Jatim Menyatu dalam Semangat Amukti Palapa

harianmerahputih.id
Kepala Dispora Jatim, M. Hadi Wawan Guntoro

MERAHPUTIH I SURABAYA – Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025 di Jawa Timur tak lagi sekadar seremoni penuh pidato dan barisan upacara. Tahun ini, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim mencoba menghadirkan wajah baru dalam peringatan bersejarah tersebut melalui dua agenda besar: Kemah Integrasi Pemuda Amukti Palapa Nusantara dan Pasar Pemuda UMKM “Jatim Youth Market”.

Kepala Dispora Jatim, M. Hadi Wawan Guntoro, menjelaskan bahwa kedua kegiatan ini merupakan upaya untuk menegaskan kembali makna Sumpah Pemuda sebagai momentum konsolidasi, kreativitas, dan partisipasi aktif generasi muda. “Kami ingin peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak sekadar upacara, tapi wadah bagi anak muda untuk berkreasi dan berkolaborasi,” ujarnya di Surabaya, Senin (27/10).

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Melalui Kemah Integrasi Pemuda Amukti Palapa Nusantara, ratusan peserta dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan Organisasi Kepemudaan Tingkat Provinsi (OKT) akan berkumpul, berdiskusi, dan membangun jejaring lintas organisasi. Konsep ini lahir dari semangat kolaboratif antara Pemprov Jatim dengan komunitas dan organisasi kepemudaan itu sendiri.

“Forum seperti ini belum pernah dilakukan sebelumnya. Kami ingin seluruh OKP bisa bertemu dan berinteraksi dalam suasana egaliter, tidak formal, tapi produktif,” ujar Hadi.

Selama kemah berlangsung, para peserta akan mengikuti berbagai sesi seperti leadership camp, lokakarya kebangsaan, pelatihan digital kreatif, hingga malam refleksi Sumpah Pemuda yang dikemas dalam bentuk pentas seni budaya nusantara.

Tak hanya berhenti di kegiatan integrasi, Dispora Jatim juga menggandeng para pelaku usaha muda untuk berpartisipasi dalam Pasar Pemuda UMKM bertajuk “Jatim Youth Market”. Ajang ini menjadi etalase bagi anak muda kreatif yang bergerak di sektor kuliner, fashion, kriya, hingga produk digital.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Sekitar 30 hingga 40 pelaku usaha muda ambil bagian dalam kegiatan yang terbuka bagi masyarakat umum. “Kami ingin semangat wirausaha tumbuh dari kalangan pemuda. Pasar ini jadi wadah mereka untuk belajar mandiri dan berjejaring,” tambah Hadi.

Para pengunjung tidak hanya bisa berbelanja, tetapi juga mengikuti sesi talkshow kewirausahaan bersama pengusaha muda sukses, serta mengikuti kelas mini seputar pengelolaan keuangan dan strategi pemasaran digital.

Rangkaian Hari Sumpah Pemuda 2025 di Jatim juga diwarnai dengan ziarah ke makam pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya” Wage Rudolf (WR) Soepratman, yang menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah pergerakan pemuda Indonesia.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Selain itu, berbagai lomba kreatif juga digelar untuk menyalurkan potensi dan minat anak muda. Mulai dari lomba kreasi baris-berbaris, festival band pelajar dan mahasiswa, lomba video pendek bertema semangat kebangsaan, hingga Festival Wedang Nusantara yang menampilkan lebih dari 100 jenis minuman tradisional dan modern dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Festival ini tidak sekadar menjadi ajang kuliner, tetapi juga ruang edukasi tentang keberagaman budaya dan potensi lokal. “Kami ingin pemuda memahami bahwa semangat kebangsaan itu juga bisa lahir dari cinta terhadap budaya sendiri,” kata Hadi.

Dispora Jatim berharap seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi batu loncatan bagi terbentuknya ekosistem kepemudaan yang produktif, mandiri, dan inklusif. “Harapannya, kegiatan ini melahirkan kekuatan dan sinergi baru di kalangan pemuda Jatim agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku pembangunan,” tegas Hadi.(red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru