MERAH PUTIH | Surabaya - Di tengah umat muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri, Polrestabes Surabaya memberikan bantuan makanan siap saji kepada warga Surabaya. Anggaran yang dihabiskan dikabarkan mencapai ratusan juta Rupiah. Benarkah?
Informasi yang diperoleh harianmerahputih.id, pembagian makanan itu dilakukan setiap hari di 7 Kecamatan, diantaranya Gubeng, Tambaksari, dan Bubutan. Mereka yang menjadi sasaran adalah warga yang terdampak Covid-19. Pemberian ini dilakukan selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Surabaya.
"Warga yangg terdampak covid ini dikasih makan 1 hari 2 kali, anggarannya Rp 200-an juta," ungkap sumber di lingkungan Polrestabes Surabaya.
Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Akhyar yang dikonfirmasi Harian Merah Putih membenarkan program pemberian makanan itu. "Iya benar, mulai PSBB pertama Polrestabes Surabaya membuka dua dapur umum untuk membantu masyarakat," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Akhyar, Sabtu (23/5) malam.
Ditanya terkait pendistribusian makanan siap saji tersebut, Akhyar mengaku tidak tahu peta distribusinya. "Kalau untuk pendistribusianya di kurang 86 (tahu, red) mas," jawab Akhyar.
Akhyar menjelaskan, jika intinya dua dapur umum Polrestabes Surabaya itu mulai dibuka sejak PSBB tahap pertama, dan baru selesai hari ini. "Kalau sekarang sudah tutup di hari sabtu," kata Akhyar.
Disinggung terkait anggaran yang digunakan Polrestabes Surabaya untuk mendirikan dapur umum itu, Akhyar menyatakan jika menggunakan anggaran dari Polri. Namun ia mengaku tidak tahu berapa total anggaran yang digunakan untuk dapur umum. "Anggaran dari Polri mas, jumlahnya kurang tahu," ungkapnya. (her)
Editor : Ali Mahfud