MERAHPUTIH I BANDUNG -Bandung kembali bersiap menjadi saksi pertaruhan besar PERSIB di pentas Asia. Pada laga pamungkas Grup G AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26, Maung Bandung akan menjamu wakil Thailand, Bangkok United, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (10/12/2025) pukul 19.15 WIB. Laga ini bukan sekadar duel prestise, melainkan partai penentu nasib PERSIB menuju fase knock-out.
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, memastikan kondisi timnya berada dalam situasi terbaik. Kemenangan 3-1 atas Borneo FC di ajang Super League 2025/26 pada 5 Desember lalu menjadi suntikan moral yang sangat berarti bagi Thom Haye dan kolega. Hasil tersebut tak hanya menjaga konsistensi performa, tetapi juga mempertebal kepercayaan diri menjelang laga hidup-mati di kancah Asia.
Baca juga: PERSIB Tunjukkan Mental Baja, Marc Klok: “Kami Tahu Bisa Comeback”
“Persiapan tim sangat baik. Kami punya empat hari untuk persiapan setelah melawan Borneo FC di Super League. Terlebih di pertandingan terakhir kami meraih kemenangan penting dan itu tentunya bagus untuk tim. Kami dalam mood dan suasana yang bagus juga,” ujar Hodak dalam sesi konferensi pers di Stadion GBLA, Selasa (9/12/2025).
Secara matematis, PERSIB sebenarnya hanya membutuhkan satu poin untuk mengamankan tiket ke fase gugur ACL Two. Namun, Hodak menegaskan timnya tidak akan bermain aman. Pelatih asal Kroasia itu tetap mematok kemenangan sebagai target utama demi menutup fase grup dengan kepala tegak.
Mental juara yang ingin ditanamkan Hodak tercermin dari sikapnya yang menolak larut dalam hitung-hitungan klasemen. Ia menegaskan bahwa PERSIB akan tetap bermain menyerang, agresif, dan penuh determinasi di hadapan pendukung setianya.
“Kami tidak pernah masuk ke lapangan untuk bermain seri. Target kami tetap menang di setiap pertandingan, termasuk besok,” tegasnya.
Optimisme PERSIB bukan tanpa dasar. Pada pertemuan pertama di Stadion Pathum Thani, 1 Oktober 2025 lalu, Maung Bandung sukses menundukkan Bangkok United dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan tersebut menjadi modal penting, sekaligus bukti bahwa PERSIB mampu bersaing dengan klub papan atas Thailand.
Baca juga: PERSIB Balas Dendam dengan Gagah: Tundukkan Borneo FC 3-1 dalam Laga Tunda Super League
Meski demikian, Hodak meminta anak asuhnya untuk tidak terjebak euforia masa lalu. Ia mengingatkan bahwa Bangkok United bukan tim yang mudah dikalahkan. Perubahan strategi, rotasi pemain, hingga motivasi besar untuk membalas kekalahan membuat wakil Thailand itu tetap berbahaya.
“Besok akan menjadi pertandingan yang berat bagi kami. Kita saat ini merupakan dua tim terbaik di grup. Saat pertemuan pertama di Thailand, mereka pun cukup menyulitkan. Jadi, kami berharap besok akan mendapatkan hasil yang positif,” kata Hodak dengan nada serius.
Pertarungan di GBLA dipastikan akan berlangsung sengit. PERSIB yang tampil di hadapan puluhan ribu bobotoh diprediksi akan tampil menekan sejak awal laga. Di sisi lain, Bangkok United datang dengan misi mencuri poin demi menjaga asa lolos ke babak berikutnya.
Baca juga: PERSIB Siap Bentrok dengan Pemuncak Klasemen, Hodak Minta GBLA Bergelegar
Dukungan penuh dari bobotoh menjadi energi tambahan bagi PERSIB untuk menuntaskan perjuangan di fase grup. Atmosfer GBLA yang selama ini dikenal angker bagi tim tamu diharapkan kembali menjadi faktor penentu.
Jika mampu mengamankan hasil positif, PERSIB tidak hanya memastikan langkah ke fase knock-out ACL Two, tetapi juga mengukuhkan eksistensi klub Indonesia di panggung Asia. Lebih dari sekadar tiket lolos, laga ini adalah pembuktian bahwa Maung Bandung layak berdiri sejajar dengan kekuatan-kekuatan regional.
Rabu malam nanti, semua mata tertuju ke GBLA. Di sanalah PERSIB akan menuntaskan misinya—antara melangkah lebih jauh di Asia atau harus menunda mimpi. Namun satu hal pasti, Bojan Hodak dan pasukannya sudah siap bertarung sampai peluit akhir.(ban)
Editor : Redaksi