Tak Ada Ruang Aman! Persebaya Siap Tempur

harianmerahputih.id
Bruno Moreira dan Dimas Wicaksono dalam sesi official training di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (9/1) sore. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SIRABAYA - Surabaya kembali bersiap menyambut laga panas. Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) akan menjadi saksi duel sarat gengsi ketika Persebaya Surabaya menjamu Malut United pada lanjutan Super League pekan ke-17, Sabtu (10/1) sore. Dua tim dengan kepercayaan diri tinggi akan saling beradu demi menjaga tren positif yang tengah dibangun.

Persebaya datang ke pertandingan ini dengan modal yang tak bisa dipandang sebelah mata. Bajol Ijo mencatatkan sembilan pertandingan tanpa kekalahan dan baru saja meraih dua kemenangan beruntun. Konsistensi tersebut menjadi fondasi penting bagi skuad hijau untuk terus menanjak di papan klasemen.

Baca juga: PERSIB Siap Hentikan Langkah Persija, Lucho Tegaskan Target Tiga Poin di GBLA

Namun, tantangan berat sudah menanti. Malut United bukan lawan sembarangan. Tim tamu sedang berada dalam performa impresif dengan catatan 11 pertandingan tanpa kekalahan. Produktivitas gol yang tinggi dan solidnya lini pertahanan membuat Malut United diprediksi bakal memberi tekanan serius sepanjang laga.

Menjelang laga ini, sorotan juga tertuju pada pelatih anyar Persebaya, Bernardo Tavares, yang akan menjalani pertandingan perdananya bersama tim kebanggaan Kota Pahlawan. Pelatih asal Portugal itu secara terbuka menaruh harapan besar pada peran suporter, Bonek dan Bonita, sebagai kekuatan utama Persebaya di kandang sendiri.

Tavares memiliki kenangan tersendiri dengan atmosfer Surabaya. Ia mengaku selalu menikmati bermain di GBT, bahkan ketika datang sebagai pelatih tim lawan. Menurutnya, karakter suporter Persebaya sangat unik dan berpengaruh besar terhadap jalannya pertandingan.

“Dulu, ketika datang ke Surabaya sebagai pelatih lawan saya selalu suka main di sini. Karena kalau Persebaya main kurang bagus, suporter justru menekan mereka, bukan menekan lawan. Dan itu memberi keuntungan bagi seluruh lawan Persebaya di kandangnya sendiri,” ujar Tavares.

Ia berharap pola tersebut bisa berubah. Tavares menegaskan bahwa dukungan penuh, terutama di masa-masa sulit, akan membuat Persebaya benar-benar merasakan keuntungan bermain di rumah sendiri.

“Setiap tim pasti ada masa baik dan masa buruk. Itu tidak mungkin dihindari. Saya berharap ke depannya Persebaya bisa terus mendapatkan sorakan dukungan supaya benar-benar seperti bermain di kandang sendiri,” lanjutnya.

Secara teknis, Tavares juga mengakui kualitas Malut United. Menurutnya, lawan dibangun dengan komposisi matang dan pengalaman yang memadai untuk bersaing di papan atas.

Baca juga: Beckham Putra Siap Tempur di Laga Panas PERSIB vs Persija

“Kami tahu laga melawan Malut United akan sangat sulit. Mereka dibangun untuk menjadi juara. Produktivitas gol mereka tinggi dan jumlah kekalahan mereka sangat minim,” katanya dalam sesi konferensi pers.

Meski waktu persiapan tergolong singkat, Tavares menilai skuad Persebaya berada dalam momentum yang tepat setelah meraih dua kemenangan beruntun. Fokus utama tim, menurutnya, adalah menjaga konsentrasi, terutama di area pertahanan.

“Kami harus sangat berhati-hati, khususnya dalam menjaga area dekat gawang. Kesalahan kecil bisa sangat berbahaya,” tegasnya.

Senada dengan sang pelatih, kapten tim Bruno Moreira juga mengirimkan pesan khusus kepada Bonek dan Bonita. Pemain asal Brasil itu mengajak suporter untuk hadir langsung ke GBT dan memberikan energi tambahan bagi tim.

Baca juga: Persebaya Diuji Konsistensi Malut United, Bernardo Tavares Ingatkan Bahaya di GBT

“Kami tahu pertandingan ini akan sangat berat. Tapi dengan kehadiran suporter, energinya akan berbeda,” ucap Bruno.

Ia menegaskan bahwa Persebaya memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing, bahkan menghadapi tim dengan materi pemain berpengalaman seperti Malut United.

“Mereka punya pemain berkualitas, tapi kami juga memiliki pemain yang bagus. Kami percaya pada diri kami sendiri. Kami siap berjuang dan berharap bisa mendapatkan hasil terbaik,” pungkasnya.

Dengan tensi tinggi, tren positif di kedua kubu, serta atmosfer GBT yang selalu bergelora, laga Persebaya kontra Malut United dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan di pekan ke-17. Kini, semua mata tertuju pada Surabaya, menunggu apakah GBT benar-benar akan menjadi benteng kokoh Bajol Ijo.(sub)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru