Gol Debut Alfan Suaib, Simbol Regenerasi dan Mental Baja Persebaya

harianmerahputih.id
Alfan Suaib

MERAHPUTIH I SURABAYA – Di tengah tekanan laga tandang dan atmosfer Stadion Kapten I Wayan Dipta yang kerap menyulitkan tim tamu, Persebaya Surabaya menemukan pahlawan baru. Sabtu (7/2) malam, nama Alfan Suaib tercatat tebal dalam lembar kemenangan Green Force atas Bali United. Bukan sekadar gol penentu tiga poin, tetapi juga penanda lahirnya harapan baru dari jalur pembinaan klub.

Masuk dari bangku cadangan pada babak kedua menggantikan Dimas Wicaksono, Alfan tampil tanpa rasa canggung. Winger muda binaan Persebaya Future Lab itu menunjukkan bahwa kesempatan, sekecil apa pun, bisa menjadi panggung pembuktian jika disambut dengan keberanian dan keyakinan diri.

Baca juga: Kurzawa Siap Unjuk Gigi, PERSIB Bidik Awal Manis di Tanah Gajah Putih

Tak butuh waktu lama bagi Alfan untuk menyatu dengan ritme pertandingan. Pergerakannya lincah, penempatan posisinya efektif, dan keberaniannya menusuk lini pertahanan lawan menjadi pembeda. Puncaknya terjadi pada menit ke-69. Berawal dari umpan silang akurat Francisco Rivera yang membelah kotak penalti Bali United, Alfan berdiri di tempat yang tepat. Tanpa pengawalan berarti, ia menyambut bola dan mengirimkannya ke gawang tuan rumah.

Gol tersebut bukan hanya memastikan kemenangan Persebaya, tetapi juga menandai gol debut Alfan bersama tim senior—sebuah momen yang sulit dilupakan bagi pemain muda mana pun.

“Alhamdulillah saya bisa mencetak gol di pertandingan hari ini. Terima kasih kepada pelatih yang sudah memberi saya kesempatan. Gol ini saya persembahkan untuk orang tua saya dan seluruh Bonek dan Bonita,” ujar Alfan dengan mata berbinar usai laga.

Lebih dari sekadar euforia pribadi, gol Alfan mencerminkan keberhasilan proses panjang pembinaan yang selama ini dijalankan Persebaya. Klub asal Kota Pahlawan itu kembali menegaskan identitasnya sebagai tim yang memberi ruang nyata bagi pemain muda untuk berkembang dan bersaing di level tertinggi.

Baca juga: Legenda Tak Pernah Benar-Benar Pergi: Made Wirawan Kembali Berdiri di Bawah Mistar PERSIB

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tak menutupi rasa puasnya. Bagi pelatih asal Portugal tersebut, apa yang ditunjukkan Alfan adalah gambaran ideal mental pemain muda yang siap naik kelas.

“Ini pesan untuk para pemain akademi. Alfan sebelumnya hanya bermain beberapa menit, tapi hari ini dia bermain dan langsung mencetak gol. Jika kalian mendapatkan kesempatan, tunjukkan kemampuan kalian,” tegas Tavares.

Menurutnya, pertandingan besar dan situasi sulit justru menjadi cermin paling jujur untuk menilai karakter seorang pemain. Dan di Gianyar, Alfan menjawab tantangan itu dengan tindakan, bukan sekadar janji.

Baca juga: Tembok Bajol Ijo Kian Kokoh, Duet Gundul Leo–Risto Jadi Fondasi Pertahanan Persebaya

“Dalam situasi sulit, kita bisa melihat siapa yang benar-benar memiliki karakter. Alfan menunjukkan itu hari ini,” tandas Tavares.

Kemenangan atas Bali United pun terasa lebih bermakna. Bukan hanya soal angka di klasemen, tetapi tentang kepercayaan pada proses, keberanian memberi kesempatan, dan kesiapan generasi muda Persebaya untuk mengambil peran. Di kaki Alfan Suaib, Green Force tak hanya membawa pulang tiga poin—tetapi juga harapan tentang masa depan yang terus menyala.(sub)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru