Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan, 87 SPPG Dipantau Ketat Demi Sukseskan MBG

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya tak main-main dalam memastikan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan tepat sasaran. Lewat Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan MBG, koordinasi monitoring dan evaluasi digelar bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Surabaya di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kota Surabaya, Jumat (20/2/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola program, sekaligus memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mematuhi standar operasional dan ketentuan higiene sanitasi yang berlaku.

Baca juga: Jawa Timur Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis, 3.269 SPPG Telah Beroperasi Layani 8,39 Juta Penerima Manfaat

Berdasarkan pemutakhiran data per 18 Februari 2026, tercatat 87 SPPG berdiri di Surabaya. Dari jumlah tersebut, 67 unit telah beroperasi melayani masyarakat. Sisanya masih dalam tahap persiapan maupun penyempurnaan administrasi dan teknis.

Dari sisi kepatuhan standar kesehatan, sebanyak 36 SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sementara itu, unit lainnya didorong segera melengkapi sertifikasi sebagai jaminan mutu dan keamanan pangan.

Ketua Satgas Pelaksana MBG Kota Surabaya yang juga Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menegaskan bahwa pengawasan berkala menjadi kunci keberlanjutan program.

Baca juga: Serapan Anggaran MBG Jatim Hampir 90 Persen, BGN: Progres Sangat Signifikan

“Program MBG di Kota Surabaya saat ini telah menjangkau 207.355 penerima manfaat. Karena itu, kami memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai standar, terutama dalam aspek keamanan pangan dan higiene sanitasi. Koordinasi bersama BGN menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan dan perbaikan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Surabaya telah melayangkan surat imbauan kepada yayasan dan mitra pengelola SPPG yang belum memiliki SLHS agar segera mengurus sertifikasi. Langkah ini diharapkan mempercepat pemenuhan persyaratan administrasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan gizi di seluruh titik.

Baca juga: Satpol PP Perketat Pengawasan Ramadan, Surabaya Dijaga Tetap Kondusif

Ke depan, sinergi lintas sektor akan terus diperkuat, mulai dari aspek perizinan, kesiapan tenaga kerja, pengawasan keamanan pangan, hingga pemetaan sasaran penerima manfaat.

“Koordinasi dan kolaborasi dengan Korwil BGN Surabaya akan terus kami perkuat agar Program MBG berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Lilik.(sub)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru