Dishub Surabaya & Satlantas Sisir Terminal Jelang Lebaran, Puluhan Angkutan Terjaring

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA – Dinas Perhubungan Kota Surabaya bersama Satlantas Polrestabes Surabaya bergerak cepat menjelang arus mudik Lebaran. Sejak Senin (23/2/2026), petugas gabungan turun langsung ke terminal untuk memastikan angkutan umum memenuhi syarat administrasi dan kelaikan jalan.

Salah satu titik pemeriksaan dipusatkan di Terminal Joyoboyo. Di lokasi ini, petugas memeriksa kelengkapan dokumen sekaligus kondisi fisik kendaraan yang masih beroperasi melayani masyarakat.

Baca juga: Pemkot Surabaya Tertibkan Kabel Semrawut di Jalan Adityawarman

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menegaskan kegiatan ini merupakan rangkaian sosialisasi yang akan digelar rutin selama tiga pekan ke depan di seluruh terminal Kota Pahlawan.

Empat dokumen utama menjadi sasaran pemeriksaan: izin trayek atau kartu pengawasan, buku KIR (Surat Tanda Uji Kendaraan), STNK, serta SIM pengemudi. Selain itu, kondisi fisik kendaraan juga tak luput dari perhatian.

“Kami temukan sejumlah body kendaraan sudah rapuh, kotor, bahkan banyak dempul. Ini tentu membahayakan. Uji laik jalan wajib dilakukan setiap enam bulan oleh penguji resmi,” tegas Trio.

Menurutnya, tak ada alasan bagi pemilik angkutan untuk menunda perpanjangan dokumen. Proses KIR dan izin trayek di Dishub Surabaya, kata dia, tidak dipungut biaya alias gratis.

“Semua kewenangan perpanjangan ada di Dishub dan tidak ada retribusi. Kami imbau segera diurus jika sudah habis masa berlakunya,” ujarnya.

Baca juga: Satpol PP Surabaya Sita 32 Botol Miras, Dua Restoran Langgar SE Ramadan

Saat ini, pendekatan yang dilakukan masih bersifat persuasif. Pengemudi maupun pemilik kendaraan yang kedapatan surat-suratnya mati diberikan surat peringatan dan edukasi. Namun, Dishub memastikan tak akan segan mengambil langkah tegas bila pelanggaran terus berulang.

“Ke depan bisa saja dilakukan tilang hingga penahanan kendaraan bekerja sama dengan Satlantas,” tandasnya.

Momentum Ramadan juga menjadi perhatian. Dishub ingin memastikan seluruh armada dalam kondisi prima, mengingat mobilitas masyarakat meningkat menjelang Lebaran. Pemeriksaan KIR meliputi fungsi lampu utama, sein, lampu rem, wiper, hingga kondisi ban dengan ketebalan minimal satu milimeter dan larangan penggunaan ban vulkanisir.

Tak hanya itu, kapasitas tempat duduk juga diperiksa agar sesuai peruntukan, maksimal 12 penumpang termasuk pengemudi.

Baca juga: Pemprov Jatim Cetak Sejarah, Bukber 20 Ribu Warga di Masjid Al-Akbar Surabaya Raih Rekor MURI

Dalam dua hari pelaksanaan, puluhan kendaraan terjaring di Terminal Joyoboyo—17 kendaraan pada hari pertama dan 6 kendaraan pada Selasa. Kegiatan serupa akan digelar di terminal lain seperti Terminal Bratang, Terminal Purabaya, dan Terminal Benowo.

Dishub juga telah berkoordinasi dengan Organda, Serikat Pekerja Transpor Indonesia, serta Komunitas Angkutan Kota Surabaya untuk memastikan seluruh angkutan di Surabaya tertib administrasi.

“Target kami jelas, semua angkutan yang beroperasi harus administrasinya lengkap dan aktif demi keselamatan pengemudi maupun penumpang,” pungkas Trio.(sub)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru