MERAHPUTIH I SURABAYA – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menata aset daerah sekaligus memperkuat legalitas tempat ibadah kembali ditegaskan. Sebanyak 444 sertipikat diserahkan dalam agenda bertajuk penyerahan sertipikat tempat ibadah dan aset Pemprov Jatim yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (3/3).
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur, Asep Heri, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan lembaga keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, LDII hingga perwakilan umat Nasrani.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyampaikan bahwa penyerahan sertipikat tersebut merupakan hasil sinergi yang terjalin kuat antara Pemprov Jatim dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Alhamdulillah, Ibu Gubernur tadi menyerahkan sertifikat yang telah diproses oleh ATR/BPN. Ini menunjukkan sinergi antara ATR/BPN dengan Pemprov Jawa Timur selama ini berjalan sangat baik,” ujarnya.
Menurut Emil, perhatian Gubernur Jawa Timur terhadap sektor agraria bukan tanpa alasan. Legalitas tanah, kata dia, merupakan bagian dari hak dasar masyarakat yang harus dilindungi negara.
“Ibu Gubernur betul-betul memandang agraria sebagai sektor yang sangat penting, karena ini menyangkut hak dasar masyarakat yang membutuhkan kepastian dan legalitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, yang membuat penyerahan kali ini istimewa adalah penerima sertipikat berasal dari berbagai unsur, mulai dari organisasi keagamaan hingga lembaga pendidikan dan gereja. Sertipikat diberikan kepada Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Muslimat NU, hingga gereja, selain juga untuk aset Pemprov di sektor pendidikan dan infrastruktur.
Baca juga: Sapa Bansos di Sampang, Khofifah Perkuat Bantalan Sosial dan Ekonomi di Bulan Ramadhan
“Ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk semua. Terima kasih kepada BPN atas kerja keras dan kolaborasinya,” imbuh Emil.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur, Asep Heri, mengungkapkan bahwa total sertipikat yang diserahkan mencapai 444 bidang.
“Alhamdulillah sore hari ini rangkaian acara penyerahan sertifikat sekaligus buka puasa bersama dihadiri Ibu Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, Bapak Sekdaprov, OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, NU, Muhammadiyah, LDII, termasuk teman-teman dari Nasrani,” ujarnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 sertipikat merupakan Hak Pakai atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan total luas 239.835 meter persegi.
Baca juga: Pramuka Produktif di Green Farm Banyuwangi, Khofifah: Jatim Menuju Kedaulatan Pangan Nasional
Adapun untuk Nahdlatul Ulama (NU) diserahkan 345 sertipikat dengan luas 119.766 meter persegi. Selain itu, Muslimat NU menerima 11 sertipikat, Muhammadiyah 10 sertipikat, serta satu sertipikat untuk gereja dan sejumlah sertipikat lainnya untuk badan keagamaan.
“Ini bukan sekadar angka. Ini adalah wujud nyata hasil kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi yang selama ini kita bangun. Terima kasih Ibu Gubernur atas arahan dan bimbingannya. Merupakan kebahagiaan dan kehormatan bagi keluarga besar Kanwil BPN Jawa Timur dapat menyerahkan sertifikat di Grahadi sore hari ini,” kata Asep.
Penyerahan sertipikat ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum atas tanah yang digunakan untuk kepentingan ibadah, pendidikan, maupun pelayanan sosial. Di sisi lain, penataan aset Pemprov juga menjadi langkah strategis untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.(dpr)
Editor : Redaksi