MERAHPUTIH I SURABAYA – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah. Sikap tersebut disampaikan Ketua DPW PKS Jawa Timur Bagus Prasetia Lelana dalam acara media gathering yang digelar di Kantor DPW PKS Jawa Timur, Surabaya, Rabu (12/3).
Dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah wartawan itu, Bagus menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu sikap resmi dari DPP PKS terkait perkembangan situasi konflik di kawasan Timur Tengah. Meski demikian, secara garis besar PKS tetap konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan.
Baca juga: BGN Hentikan Sementara 1.512 SPPG di Wilayah II, Evaluasi Standar Operasional Program MBG
“Setahu saya sampai saat ini memang belum ada sikap resmi yang dikeluarkan oleh pusat. Namun secara garis besar, PKS tetap mendukung kemerdekaan Palestina,” kata Bagus.
Menurutnya, dukungan tersebut sejalan dengan visi dan misi PKS yang menolak segala bentuk penjajahan di dunia. Ia menilai konflik yang terjadi di Palestina merupakan bentuk penjajahan yang hingga kini masih berlangsung dan perlu mendapatkan perhatian serta dukungan dari masyarakat internasional.
Bagus menegaskan bahwa bagi PKS, perjuangan rakyat Palestina tidak hanya dipandang sebagai persoalan geopolitik semata, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen moral untuk menegakkan keadilan dan kemerdekaan bagi seluruh bangsa.
“Kita memiliki prinsip bahwa penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi. Saat ini kita tahu bahwa Palestina masih berada dalam kondisi yang belum merdeka,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyinggung hubungan historis antara Indonesia dan Palestina yang menurutnya memiliki ikatan kuat sejak awal masa kemerdekaan Indonesia. Bagus mengingatkan bahwa Palestina termasuk di antara pihak yang lebih dulu memberikan pengakuan terhadap kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, dukungan yang diberikan Indonesia kepada Palestina saat ini merupakan bentuk balas budi atas dukungan yang pernah diberikan bangsa Palestina kepada Indonesia di masa lalu.
“Bangsa Indonesia memiliki hutang budi kepada Palestina. Pada awal proses kemerdekaan Indonesia, salah satu pihak yang pertama kali memberikan pengakuan adalah Palestina. Karena itu sudah selayaknya kita memberikan dukungan kepada mereka,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina juga sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia yang menolak segala bentuk penjajahan di dunia.
Sementara itu, ketika ditanya wartawan terkait sikap PKS mengenai kemungkinan keterlibatan pemerintah Indonesia dalam skema internasional seperti “board of peace”, Bagus mengaku belum memperoleh informasi resmi dari tingkat pusat partai.
“Saya sendiri belum mendapatkan informasi resmi dari pusat mengenai sikap PKS terkait hal itu. Jadi kami masih menunggu bagaimana arahan dan keputusan dari DPP,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa apapun bentuk kebijakan atau langkah diplomasi yang ditempuh, PKS tetap memegang prinsip utama yaitu mendukung kemerdekaan Palestina.
Baca juga: Pemprov Jatim Antisipasi 24,9 Juta Pemudik Masuk Jatim Saat Lebaran 2026
“Yang jelas sikap kami tetap sama. PKS ingin terus mendukung kemerdekaan Palestina dengan cara apa pun yang memungkinkan,” tegasnya.
Bagus berharap konflik di kawasan Timur Tengah dapat segera berakhir melalui upaya perdamaian yang adil dan menghormati hak-hak rakyat Palestina sebagai bangsa yang berdaulat.
Ia juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus menunjukkan solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina, baik melalui dukungan moral, diplomasi, maupun berbagai aksi kemanusiaan.
“Harapan kita tentu konflik ini segera selesai dan rakyat Palestina bisa mendapatkan hak kemerdekaannya secara penuh,” pungkasnya.(pps)
Editor : Redaksi