MERAHPUTIH I JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Pertemuan tersebut membahas dinamika ekonomi global serta potensi dampak eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, pemerintah memastikan kondisi pasokan energi nasional saat ini masih aman. Stok bahan bakar minyak (BBM) dan gas dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Baca juga: Resmikan 218 Jembatan, Prabowo Dorong Percepatan Infrastruktur Nasional
“Pasokan BBM dan gas nasional dalam kondisi mencukupi. Pemerintah terus memantau pergerakan harga energi global serta menyiapkan langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.
Selain isu energi, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Salah satu fokus yang didorong adalah percepatan program swasembada energi guna mengurangi ketergantungan pada pasokan energi global.
Presiden juga meminta percepatan digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui pilot project digitalisasi penyaluran bantuan sosial agar belanja negara lebih efisien dan tepat sasaran.
Baca juga: Prabowo–Trump Teken Perjanjian Dagang Timbal Balik, Babak Baru Kemitraan RI–AS
Pemerintah, lanjut Teddy, diminta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi global. Antisipasi kebijakan dinilai penting agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.(red)
Editor : Redaksi