MERAHPUTIH I BOJONGSARI – Aroma kompetisi kembali terasa di markas Persija. Selepas jeda Hari Raya Idul Fitri, skuad Macan Kemayoran mulai menghidupkan kembali intensitas latihan di Persija Training Ground, Bojongsari, Senin (23/3/2026) sore.
Suasana yang sempat lengang kini berubah menjadi penuh energi. Derap langkah pemain, instruksi pelatih yang tegas, hingga semangat yang terpancar dari setiap sesi latihan menjadi penanda bahwa Persija tengah bersiap menghadapi fase penting dalam lanjutan Super League 2025/2026.
Baca juga: Persebaya Tancap Gas Usai Jeda Lebaran, Tavares Soroti Disiplin Pemain
Pelatih Mauricio Souza sengaja memberikan waktu istirahat selama tujuh hari kepada para pemainnya sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan Idul Fitri. Namun, masa jeda itu kini telah usai. Ia menuntut anak asuhnya kembali dengan kondisi prima dan fokus penuh.
“Sekarang saatnya kembali bekerja. Kami harus mempersiapkan diri dengan maksimal untuk pertandingan berikutnya,” ujar Mauricio.
Laga terdekat yang menjadi perhatian adalah menghadapi Bhayangkara Presisi Indonesia FC pada 5 April 2026. Pertandingan ini dinilai krusial dalam menentukan posisi Persija di papan klasemen.
Meski begitu, Mauricio belum bisa sepenuhnya mengandalkan kekuatan terbaiknya. Beberapa pemain inti masih belum terlihat dalam sesi latihan perdana pasca-libur tersebut.
Penyerang andalan, Alaaeddine Ajaraie, masih menjalani pemulihan cedera hamstring. Sementara itu, gelandang Hanif Sjahbandi juga belum bisa bergabung lantaran masih dalam tahap rehabilitasi usai menjalani operasi lutut.
Baca juga: PERSIB Anggap Sembilan Laga Sisa sebagai Final, Marc Klok: Momentum Tak Boleh Hilang
Di sisi lain, empat pemain Persija harus absen karena mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia. Mereka adalah Rizky Ridho Ramadhany, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, serta Mauro Zijlstra.
Keempatnya dipersiapkan untuk tampil dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno pada akhir Maret ini. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026, dengan peluang melaju ke partai final pada 30 Maret jika berhasil meraih kemenangan.
Mauricio pun memberikan dukungan penuh kepada para pemainnya yang mendapat kesempatan membela Merah Putih. Ia menilai panggilan Timnas merupakan bentuk penghargaan tertinggi bagi seorang pesepak bola profesional.
Baca juga: Persib Liburkan Pemain Saat Idulfitri dan FIFA Series, Hodak Fokus Pulihkan Kondisi Tim
“Harapannya mereka dalam kondisi yang bagus untuk memenuhi panggilan Timnas. Menurut saya, itu hadiah besar untuk pemain sepak bola. Harapannya mereka sukses untuk mendapatkan tempat di Timnas Indonesia,” tuturnya.
Dengan kondisi skuad yang belum sepenuhnya lengkap, Persija tetap dituntut menjaga konsistensi performa. Waktu yang tersisa jelang laga melawan Bhayangkara akan dimaksimalkan untuk mematangkan strategi, sekaligus memastikan para pemain kembali dalam ritme terbaiknya.
Persija kini berada di persimpangan penting musim ini. Setelah jeda Lebaran, bukan hanya kebugaran yang diuji, tetapi juga mental dan determinasi untuk terus bersaing di jalur perebutan posisi terbaik di Super League.(jak)
Editor : Redaksi