MERAHPUTIH|MALUKU-Tersebarnya bocoran data Covid 19 Provinsi Maluku, belakangan ini lebih dulu jatuh ke pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, sebelum diumumkan atau dikeluarkan secara resmi oleh Gugus Tugas Provinsi Maluku.
Pantauan harianmerahputih.id dan Harian Merah Putih di lapangan, seringnya data Covid-19 lebih dulu diketahui oleh masyarakat awam, bahkan juga ramai di Medsos.
Sementara awak media yang ada di kantor Gubernur Maluku baru mendapat info resmi pukul 19.00 WIT dari Ketua harian Gustu Provinsi Maluku atau kepala biro humas atau protokoler.
Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit
Beberapa media yang tidak mau disebutkan identitasnya menyesalkan dengan lambannya informasi data Covid-19 yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas.
Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025
Dikhawatirkan data Covid-19 yang beredar lebih dulu dimasyarakat tidak bisa dipertanggung jawabkan atau bisa saja dipolitisir untuk kepentingan tertentu. “Juga sangat meresahkan masyarakat jika kebenaran data itu tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ungkap salah satu media. (boy/ono)
Editor : Eko Yudiono