MERAHPUTIH I BANDAR LAMPUNG - Ambisi kembali ke puncak klasemen sekaligus mengunci peluang juara menjadi misi utama Persib Bandung saat menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-30 Super League 2025/2026. Duel krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis (30/4) malam, dan diprediksi menjadi salah satu laga penentu arah perebutan gelar musim ini.
Tim berjuluk Pangeran Biru datang dengan beban sekaligus motivasi besar. Tiga poin bukan sekadar target biasa, melainkan kebutuhan mutlak untuk menjaga asa juara tetap berada dalam genggaman. Persaingan di papan atas yang semakin ketat membuat setiap pertandingan kini bernilai final bagi Maung Bandung.
Baca juga: Persija Pesta Gol di GBK, Persis Solo Tak Berkutik
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai laga kontra Bhayangkara FC tidak akan berjalan mudah. Ia menyoroti peningkatan signifikan performa lawan sejak memasuki putaran kedua musim, terutama setelah kedatangan sejumlah pemain anyar di lini depan.
Menurutnya, Bhayangkara kini menjelma sebagai salah satu tim paling berbahaya di kompetisi. Kombinasi penyerang baru mereka dinilai mampu memberi tekanan besar bagi lini pertahanan mana pun. Meski demikian, Hodak tetap percaya diri dengan kualitas skuadnya yang dinilai cukup matang untuk menghadapi tantangan tersebut.
Di kubu tuan rumah, pelatih Paul Munster juga mengakui besarnya tantangan menghadapi Persib. Ia menyebut laga ini sebagai pertandingan penting, bukan hanya untuk menjaga posisi timnya di papan atas, tetapi juga untuk membuktikan daya saing Bhayangkara menghadapi tim terkuat liga saat ini.
Baca juga: Persib Incar Kemenangan di Lampung, Bojan Hodak Soroti Penyelesaian Akhir
Munster menegaskan, fokus dan disiplin akan menjadi kunci bagi timnya jika ingin meredam agresivitas Persib. Dengan target menembus empat besar, Bhayangkara dipastikan tampil habis-habisan di hadapan publik sendiri.
Meski harus tampil tanpa dua pemainnya, Luciano Guacochea dan Eliano Reinjders yang tidak dibawa ke Lampung, Persib tetap menatap laga dengan optimisme tinggi. Hodak memastikan absennya kedua pemain tersebut tidak mengurangi ambisi tim untuk membawa pulang kemenangan.
Situasi ini justru menjadi ujian kedalaman skuad Persib. Rotasi pemain diharapkan mampu menjaga stabilitas permainan, sekaligus menunjukkan bahwa tim tidak bergantung pada individu tertentu dalam perburuan gelar.
Baca juga: Tiga Pilar Persib Dipanggil Timnas, Garuda Mulai Panaskan Mesin Menuju ASEAN Hyundai Cup 2026
Kapten tim, Marc Klok, menegaskan tekad kuat seluruh pemain untuk tidak pulang dengan tangan hampa. Ia menyebut perjalanan ke Lampung harus dibayar dengan hasil maksimal, mengingat pentingnya setiap poin di fase akhir musim.
Dengan tensi tinggi, kepentingan besar dari kedua tim, serta kualitas pemain yang dimiliki masing-masing, laga ini dipastikan berlangsung sengit sejak menit awal. Persib mengincar kemenangan demi gelar, sementara Bhayangkara berjuang menjaga asa menembus papan elite, sebuah benturan ambisi yang akan menentukan arah kompetisi hingga garis akhir.(ban)
Editor : Redaksi