MERAHPUTIH I SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya kembali menghadirkan kemeriahan Festival Rujak Uleg 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Agenda tahunan yang selalu menyedot perhatian masyarakat itu akan digelar pada Sabtu (9/5/2026) mulai pukul 18.00 WIB di Surabaya Expo Center (SBEC), eks lahan THR-TRS.
Mengusung tema “Rujak Phoria”, festival tersebut diperkirakan akan dipadati ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Untuk mendukung kelancaran acara, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menyiapkan kantong parkir terpusat di dalam kawasan SBEC.
Baca juga: Pemkot Surabaya Wisuda 824 Peserta Kemangi, Perkuat Benteng Keluarga Cegah Kenakalan Remaja
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo mengatakan kapasitas parkir yang tersedia dinilai cukup besar untuk menampung kendaraan para pengunjung.
Menurutnya, lokasi parkir dibagi menjadi dua area utama. Area pertama berada di gedung SBEC dengan kapasitas sekitar 800 sepeda motor dan 450 mobil. Sedangkan area kedua berada di lapangan belakang yang mampu menampung 855 kendaraan roda dua dan 421 kendaraan roda empat.
“Total keseluruhan area SBEC dapat menampung lebih dari 1.600 motor dan sekitar 850 mobil,” ujar Trio, Jumat (8/5/2026).
Ia menegaskan, penyediaan kantong parkir resmi ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar lokasi festival. Karena itu, masyarakat diminta tidak memarkir kendaraan di bahu jalan maupun ruas jalan utama di sekitar kawasan acara.
Baca juga: Surabaya Pacu Transformasi Digital, SITS Jadi Tulang Punggung Smart City
Dishub secara khusus mengimbau pengunjung agar tidak menggunakan bahu Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Tunjungan, dan sejumlah ruas jalan lain sebagai lokasi parkir liar. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga arus lalu lintas tetap lancar selama festival berlangsung.
“Kami meminta warga Kota Surabaya untuk tertib dan tidak parkir sembarangan demi menjaga kelancaran arus kendaraan selama acara berlangsung. Manfaatkan fasilitas parkir luas yang sudah kami sediakan di dalam gedung dan lapangan SBEC,” katanya.
Selain fokus pada pengaturan lalu lintas, Pemkot Surabaya juga mengajak masyarakat menikmati festival dengan nyaman dan tertib. Pengunjung disarankan datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang di pintu masuk.
Baca juga: Pemkot Surabaya–BPS Gaspol Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Senjata Hadapi Disrupsi
Warga juga dianjurkan mengenakan pakaian yang nyaman karena acara diprediksi berlangsung meriah dan dipadati pengunjung. Tak hanya itu, masyarakat diimbau membawa tumbler pribadi sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan sampah plastik selama kegiatan berlangsung.
“Terpenting, selalu mengikuti arahan petugas di lapangan untuk menghindari kepadatan di pintu masuk. Mari kita jaga ketertiban bersama agar semua yang hadir merasa nyaman,” tandas Trio.
Festival Rujak Uleg sendiri menjadi salah satu agenda budaya paling ikonik di Surabaya. Selain menyajikan tradisi kuliner khas Kota Pahlawan, kegiatan ini juga menjadi ruang hiburan sekaligus ajang memperkuat identitas budaya lokal di tengah perayaan HJKS ke-733.(sub)
Editor : Redaksi