Khofifah Kukuhkan Shodiqin Pimpin BKKBN Jatim, Fokus Perkuat Program Keluarga dan Tekan Stunting

harianmerahputih.id
Shodiqin, S.H., M.M, Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Jawa Timur

MERAHPUTIH I SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan keluarga dan pengendalian kependudukan. Hal itu ditandai dengan pengukuhan Shodiqin, S.H., M.M sebagai Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Jawa Timur oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (29/5/2026).

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN pusat, Biro SDM, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan tamu undangan lainnya. Momentum tersebut menjadi awal kepemimpinan baru BKKBN Jawa Timur dalam mengawal berbagai program strategis pembangunan keluarga di wilayah Jatim.

Baca juga: Ratusan Lansia Nikmati Layanan Gratis dan Bantuan Sosial di Puncak HLUN 2026 Jatim

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan bahwa tantangan pembangunan keluarga saat ini semakin kompleks. Karena itu, diperlukan kepemimpinan yang mampu membangun kolaborasi kuat lintas sektor guna memastikan berbagai program pemerintah berjalan efektif hingga ke tingkat masyarakat.

Menurutnya, persoalan stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga pernikahan dini masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian serius. Oleh sebab itu, penguatan program keluarga berencana dan pembangunan keluarga dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur.

“Pembangunan keluarga menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. Karena itu sinergi antara pemerintah daerah, BKKBN, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat,” ujar Khofifah.

Sementara itu, usai resmi dikukuhkan, Shodiqin menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin BKKBN Jawa Timur. Ia mengaku siap melanjutkan sekaligus memperkuat berbagai program yang telah berjalan sebelumnya.

“Alhamdulillah, hari ini kami dikukuhkan oleh Ibu Gubernur Jawa Timur sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur. Tadi juga hadir dari pemerintah pusat dan Biro SDM,” kata Shodiqin kepada awak media.

Baca juga: Khofifah Temukan SPHP dan Minyakita Langka Saat Sidak di Pasar Klojen Malang

Ia menjelaskan bahwa peran BKKBN saat ini tidak lagi sebatas menjalankan program keluarga berencana. Lembaga tersebut kini juga memiliki tanggung jawab besar dalam pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk secara menyeluruh.

Karena itu, Shodiqin menilai kerja sama lintas sektor menjadi kebutuhan utama agar target-target pembangunan keluarga dapat tercapai secara optimal. Ia memastikan akan membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah, dinas terkait, hingga berbagai elemen masyarakat.

Sebagai langkah awal setelah pengukuhan, dirinya berencana melakukan koordinasi dan roadshow ke sejumlah organisasi perangkat daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pelaksanaan program kependudukan dan pembangunan keluarga di seluruh wilayah Jawa Timur.

Baca juga: Demokrat Jatim Tebar Ribuan Paket Kurban, Emil Dardak: Keberkahan Dimulai dari Lingkungan Terdekat

“Program-program yang sudah berjalan akan kami perkuat melalui koordinasi dengan semua pihak terkait,” tukasnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjaga capaian indikator kependudukan Jawa Timur yang selama ini dinilai cukup baik di tingkat nasional. Menurutnya, keberhasilan program kependudukan tidak bisa dilepaskan dari keterlibatan semua pihak, mulai pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemprov Jawa Timur bersama BKKBN dalam menciptakan keluarga yang berkualitas, sehat, dan sejahtera sebagai bagian dari upaya menyongsong pembangunan sumber daya manusia yang unggul di masa mendatang.(pps)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru