Presiden Prabowo: "Polri untuk Masyarakat" Harus Jadi Kompas Pengabdian

harianmerahputih.id
Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

MERAHPUTIH I BOGOR – Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7). Dalam amanatnya, Presiden menegaskan bahwa tema "Polri untuk Masyarakat" harus menjadi pedoman utama setiap anggota Kepolisian dalam menjalankan tugas.

Upacara berlangsung khidmat dengan diawali penghormatan kepada Lambang Kesatuan Polri Tri Brata, pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, hingga pembacaan Tri Brata. Irjen Pol. Suhendri bertindak sebagai Komandan Upacara, sementara Presiden didampingi Wakil Presiden serta Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat memimpin jalannya prosesi.

Baca juga: Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia, Soroti Lompatan Teknologi Pertanian di PENAS XVII

Pada kesempatan tersebut, Presiden menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia dan Bintang Bhayangkara Nararya kepada sejumlah satuan serta personel Polri yang dinilai berprestasi. Selain itu, Pangkat Kehormatan Republik Indonesia juga diberikan kepada sejumlah purnawirawan Polri.

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kepolisian sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik.

Baca juga: Prabowo Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Tegaskan Komitmen Perkuat Swasembada Pangan

"Tema peringatan tahun ini, 'Polri untuk Masyarakat' adalah sangat tepat. Ini adalah jati diri, arah pengabdian, dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara," ujar Presiden.

Usai upacara, Presiden menerima penyematan Medali Keamanan dan Keselamatan Publik atau Loka Praja Samrakshana dari Kapolri, kemudian menyaksikan berbagai demonstrasi kemampuan personel Polri, mulai dari penampilan Drum Corps Taruna Akpol, kolone senapan, simulasi penyelamatan sandera, terjun payung, hingga aksi trail cross jumping dan smoke bomb.

Baca juga: Prabowo Ajak Ulama dan Umara Perkuat Sinergi Demi Kesejahteraan Rakyat

Peringatan Hari Bhayangkara juga diwarnai defile pasukan yang menampilkan kesiapan dan profesionalisme jajaran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara syukuran, ditandai pemotongan tumpeng oleh Presiden yang diserahkan kepada Kapolri.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus meningkatkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat sekaligus memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional demi mendukung pembangunan Indonesia.(red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru