HCW Malut Sebut Inspektorat Kepsul Patut di Curigai

harianmerahputih.id
Direktur HCW Rajak Idrus

MERAPUTIH|KEPULAUAN SULA -Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Halmahera Coruption World (HCW) Maluku Utara menduga pihak Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula(Kepsul) patut dicurigai.

Pasalnya, pihak Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula diduga belum merampungkan hasil audit Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari delapan desa terhadap pengelolaan keuangan dana desa oleh pihak pemerintah desa yanh diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan melakukan dugaan penyimpangan anggaran dana desa untuk masyarakat.

Baca juga: Bandara Pattimura Ambon Wujudkan Kepedulian Lewat Program “Injourney Airport Sehat” di Negeri Hatu

Pihak kejaksaan negeri Kepsul juga telah memerintahkan melakukan audit kembali dalam jangka waktu 60 hari yakni pada hari Senin (16/3/2020) lalu.

Hal tersebut mendapat tanggapan keras dari Wakil Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Halmahera Coruption Word (HCW) Maluku Utara, Rajak Idrus.

"Alasan Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula tidak mendasar, sebab Inspektorat punya kewenagan, kenapa harus menunggu tim yang lain, untuk itu Inspektorat patut dicurigai," ucap
Rajak kepada Harian Merah Putih lewat pesan Whats App, Minggu (31/05/2020).

Baca juga: Dugaan Money Politik Warnai Sidang Sinode ke-39 Gereja Protestan Maluku

Lanjut Rajak, seharusnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) segera memanggil pihak Inspektorat untuk dimintai keterangan atas tidak diserahkan hasil audit Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula, H. Kamal Umasangaji saat di konfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu Mahful sebagai Tim Pengendalian teknis yang masih berada di luar kota.

Baca juga: Gubernur Maluku Hadiri HUT Ke-20 IKEMAL di Papua

"Tunggu pak Mahful, dia masih di ternate," ucapnya.

Perlu di ketahui delapan desa yang belum dilakukan pemeriksaan LHP tersebut di antaranya, Desa Buya Kecamatan Mangoli Selatan, Desa Kou, Kecamatan Mangoli Timur, Desa Bruakol Kecamatan Mangoli Tengah, Desa Fuata Kecamatan Sulabesi Selatan, Desa Minaluli Kecamatan Mangoli Utara dan Desa Kabau Pantai, Kecamatan Sulabesi Barat, serta Desa Auponhia, Kecamatan Mangoli Selatan. (cho/her)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru