MERAHPUTIH|SURABAYA- Direktur Madura United Haruna Soemitro tetap pada keputusannya tidak akan ikut kompetisi jika Liga 1 dilanjutkan Sepetember nanti. “Siapa yang menjamin pandemi Covid-19 berakhir pada September,” tegas Haruna yang juga anggota exective commitee PSSI itu.
Meski dengan iming-iming subsidi klub dinaikkan menjadi Rp 800 juta, Haruna tak bergeming, tetap pada keputusannya. “Silahkan kalau kompetisi dilanjutkan. Madura tidak akan ikut,” terang pria yang juga mantan Ketum PSSI Jawa Timur itu.
Baca juga: PERSIB Langsung Terbang ke Surabaya, Siapkan Diri Hadapi Madura United di Tengah Padatnya Jadwal
Dia melanjutkan, akan tetap pada keputusannya dan akan menyuarakan penolakan ketika rapat digelar. “Kesehatan dan keselataman tim lebih penting daripada kompetisi dan kami tetap bersikukuh pada prinsip itu. Pandemi masih masih dan tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir,” tegas Haruna.
Di bagian lain, pelatih Persebaya Aji Santoso mengomentari wacana tidak adanya degradasi musim ini. “Jika tidak ada degradasi kompetisi tidak akan menarik lagi. Semua klub hanya memenui kewajiban bertanding. Efeknya, klub-klub tidak akan terlalu ngoyo untuk bertanding,” urai Aji yang juga mantan pelatih tim nasional Indonesia itu.
Baca juga: Madura United Gaet Carlos Parreira, Suntik Semangat Baru dari Negeri Samba
Sebelumnya, Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk menghasilkan keputusan akhir soal kelanjutan Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020 dijadwalkan berlangsung pada Rabu (3/6), malam.
"Rencananya malam ini," ujar pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Rabu pagi. (ono)
Baca juga: FIFA Jatuhi Denda Rp1 Miliar ke PSSI, Dua Pemain Timnas Indonesia Kena Sanksi Berat
Editor : Eko Yudiono