MERAHPUTIH | MALUKU - Sekitar 80-an orang warga RT 002 RW 04 Kelurahan Silale melakukan aksi demo penolakan kedatangan tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon, yang akan menggelar rapid test terhadap warga Kelurahan Silale, Rabu (4/6). Koordinator aksi Arfan Arsad, yang digelar di sebuah gang di Kelurahan Silale, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku itu mengatakan warga tetap menolak pelaksanaan rapid test.
"Warga RT 003 RW 04 tetap menolak dilakukan pemeriksaan rapid test, sampai menunggu hasil swab dari Bapak Amran, salah satu pasien PDP yang sekarang berada di LPMP Desa Poka," Arfan.
Dia mengatakan, Pemerintah Kota Ambon terkesan menutupi hasil pemeriksaan swab Amran, karena yang bersangkutan sudah menjalani karantina melebihi waktu sesuai aturan protokol Covid-19.
Sementara itu, salah satu anggotà tim tracking dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon kepada warga menjelaskan maksud kedatangan mereka untuk melakukan rapied test terhadap keluarga Amran.
"Kami datang untuk melakukan rapid test, terhadap keluarga Bapak Amran, bukan kepada warga dan sebelum kami kesini, sudah kami lakukan tracking terhadap keluarganya," kata petugas kesehatan, mencoba memberikan pemahaman.
"Sudah beberapa kali kami berkordinasi dengan keluarga Bapak Amran untuk rapid test. Namun berbagai alasan bahwa harus menunggu hasil swab ke dua, sementara menunggu swab yang ke dua itu, waktu tetap berjalan sehingga kami tidak bisa menunggu sampai virus ini sudah tersebar," katanya.
Kami datang dengan tujuan untuk pemutusan mata rantai sehingga kami hanya melakukan tracking terhadap keluarga Bapak Amran.
Aksi penolakan oleh sejumlah warga tersebut dikarenakan mereka merasa, kalau dinas kesehatan Kota Ambon terkesan tertutup dalam menyampaikan hasil pemeriksaan swab dari Bapak Amran.
Untuk diketahui, Amran adalah salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sampai saat ini masih di karantina di LPMP yang didirikan di Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon.
Disebutkan, dia juga telah menjalani karantina sampai sekarang, pemeriksaan hasil swab belum juga disampaikan oleh tim Gugus Tugas Kota Ambon kepada pihak keluarga. (boy/tji)
Editor : Tudji Martudji