MERAHPUTIH|JAKARTA -Kini pendiri Alibaba tidak lagi menjadi orang terkaya di China. Dia disalip oleh seorang anak muda bernama Colin Zheng Huang yang baru berusia 40 tahun.
Huang memiliki kekayaan sebesar US$ 45,4 miliar. Sedangkan kekayaan Jack Ma saat ini sebesar US$ 43,9 miliar. Kekayaan Huang naik hingga 300% hampir mendekati kekayaan bos Google Larry Page sebesar US$ 64,3 miliar dan Sergey Brin US$ 62,6 miliar.
Baca juga: "Garuda Menyongsong Asa, Naga Tiongkok Tertunduk di Senayan"
Pundi-pundi uangnya bertambah karena saham perusahaannya, Pinduoduo, melesat 6% menjadi US$ 87,58 miliar atau setara Rp 1.226 triliun (kurs Rp 14.000/US$) di perdagangan Nasdaq.
Pindouduo atau yang biasa disingkat PDD saat ini menjadi salah satu perusahaan ritel terbesar di China. Perusahaan e-commerce ini bersaing ketat dengan JD dan Alibaba, milik Jack Ma.
Sebelum memiliki harta melimpah, Huang hanya pria biasa lulusan ilmu komputer yang menyandang gelar master dari University of Wisconsin di Madison. Seperti anak kuliah pada umumnya, Huang juga ikut program magang. Saat itu kebetulan di Microsoft.
Setelah lulus, dia ditawari untuk bekerja di Microsoft. Tapi tawaran itu ditolak karena Huang sudah punya visi bagaimana kehidupannya nanti 10 tahun ke depan.
Mengutip Forbes, Selasa (23/6/2020), pada 2004 Huang lebih memilih bekerja di Google sebagai pegawai Software Engineer. Setelah keluar dari Google, dia membangun startup bernama Ouko.com, yang bergerak di bidang penjualan produk komputer, komunikasi dan konsumer. Dia juga sempat mendirikan perusahaan game online Xinyoudi. Namun, keduanya tidak bertahan lama.
Selain itu, Huang sempat menjadi konsultan teknis di beberapa perusahaan rintisan utama di Tiongkok.
Baca juga: Gol Penalti Ole Romeny Antar Indonesia Unggul Sementara atas China
Titik balik hidupnya dimulai ketika dirinya membantu pendiri perusahaan game online NetEase, William Ding yang mengalami masalah teknis.
Berawal dari itu, Huang kemudian dikenalkan William Ding dengan Duan Yongping, pengusaha dibalik smartphone Oppo dan Vivo. Dan pada tahun 2006, Duan Yongping mengajak Huang makan siang dengan investor kenamaan Warren Buffett.
Perkenalan dengan Buffet membuat Huang menjadi terinspirasi untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Sampai pada 2015, dia memutuskan untuk kembali mendirikan perusahaan e-commerce bernama Pinduoduo.
Keputusan Huang untuk merintis perusahaan sendiri dengan strategi yang dijalankan selama ini ternyata tepat. Saat ini perusahaannya bersaing ketat dengan JD dan Alibaba, perusahaan yang didirikan Jack Ma.
Baca juga: “Mereka Gila, Tapi Itu Bagus!”—Pelatih China Ubah Teror GBK Jadi Bahan Bakar Perlawanan
Pada 2019, Pinduoduo menyatakan bahwa mereka memiliki 588,2 juta pengguna aktif pada 2019. Setidaknya paling sedikit mereka melakukan 1 transaksi per tahun. Sementara JD.com memiliki 362 juta pada periode yang sama dan Alibaba sebanyak 711 juta.
Dikarenakan terus berkembang, Pinduoduo akhirnya bisa melantai di bursa. Dia mencatatkan sahamnya di Nasdaq pada 2018.
Perusahaan itu juga mendapatkan pendanaan dari investor seperti Tencent, Sequoia China Neil Shen.
Kenaikan saham Pinduoduo yang signifikan juga mendorong co-founder Gaorong, Zhang Zhen dan Gao Xiang menjadi member Midas tahun ini. Kemudahan mengakses lewat aplikasi berbagai pesan buatan Tencent, yaitu WeChat, membuat pengguna aktif PDD terus berkembang. (red/lmi)
Editor : Tukiman Sarmijan