MERAHPUTIH|INGGRIS- Pendukung Leeds United boleh bersorak gembira. Sebab, musim depan, salah satu tim elite Liga Inggris itu kembali berlaga di kompetisi teratas Premier League.
Leeds United kembali ke Liga Premier setelah absen 16 tahun setelah pesaingnya West Bromwich Albion mengalami kekalahan 1-2 dari Huddersfield Town, Jumat waktu setempat dan menjamin mereka finis di posisi dua Divisi Championship.
Dengan kekalahan West Bromwich Albion, Leeds memiliki 87 poin dengan dua pertandingan tersisa, lima poin lebih banyak dari West Brom yang berada di posisi kedua setelah kalah di Stadion John Smith, Jumat dan memiliki satu pertandingan tersisa.
Baca juga: Marselino Absen di SEA Games 2025, Timnas U-22 Bergerak Cepat Siapkan Pengganti
"Ini sulit dipercaya dan ini menunjukkan kita masih ada," kata kapten Liam Cooper kepada BBC seperti dilansir Reuters, Sabtu. "Klub kami, para penggemar dan para pemain telah berkorban sangat banyak selama 16 tahun ini"
"Menjadi bagian dari tim ini dan memimpin tim ini untuk promosi kembali ke tempat yang kita tahu selalu menjadi milik kita adalah hal yang sulit dipercaya."
"Kami layak mendapatkannya, kami telah menjadi tim terbaik sepanjang musim, konsisten dan kami telah menyelesaikan pekerjaan. Kami siap promosi dan sekarang kami ingin melaju menjadi juara dan mengangkat trofi itu."
Baca juga: Sambut Era Baru Sepak Bola Indonesia, PT LIB Perkenalkan Identitas Anyar: ILeague
Leeds yang kini di puncak klasemen Divisi Championship unggul enam poin dari Brentford yang berada di urutan ketiga, yang juga memiliki dua pertandingan tersisa, dan satu poin dari dua pertandingan terakhir mereka akan memastikan tim asuhan Marcelo Bielsa bergabung kembali dengan para elit sebagai juara.
Mereka bahkan bisa mengklaim gelar kompetisi kasta kedua Inggris itu pada Sabtu jika Brentford gagal menang di Stoke City.
Baca juga: Indonesia Tembus Putaran Empat: Satu-satunya Wakil Non-Arab di Jalur Terjal Piala Dunia 2026
Buat Leeds United sendiri, keberhasilan mereka promosi ke kasta utama Liga Inggris musim ini menjadi sangat spesial, setelah musim lalu membuang percuma kesempatan promosi lantaran lebih memilih bersikap fair play, membiarkan lawannya mencetak gol.
Tiga kali juara Inggris, Leeds terdegradasi dari Liga Premier pada 2004 dan dilanjutkan masalah keuangan. Leeds bahkan tergelincir ke kasta ketiga selama tiga musim. Mereka telah berubah di bawah mantan pelatih Argentina Bielsa dan sekarang siap bersaing dengan Manchester United dan Liverpool.
Di era 2000-an, Leeds dihuni sederet bintang kenamaan sebut saja Mark Viduka, Alan Smith hingga Ian Harte dan Rio Ferdinand. Nah, musim depan, persaingan Premier League dipastikan akan semakin ketat mengingat, Leed juga dikenal mempunyai fans yang fanatik. (ant/red)
Editor : Eko Yudiono