MERAHPUTIH|MANCHESTER- Pandemi Covid-19 tidak membuat klub kaya Manchester United (MU) mengurangi hak-hak pemain dan official. Di saat Liverpool dan Tottenham hanya membayarkan 20 persen gaji, justru membayar penuh.
Apa yang dilakukan MU patut diacungi jempol. Mengingat, saat ini pandemi Covid-19 membuat tidak ada pemasukan bagi pemain. Baik dari gaji mau pun sponsor.
Baca juga: Sambut Era Baru Sepak Bola Indonesia, PT LIB Perkenalkan Identitas Anyar: ILeague
Di tengah ketidakpastian, The Red Devils, julukan MU membawa angin segar. Kompetisi Liga Inggris dihentikan dan pemerintah setempat membayar 80 persen gaji dan sisanya dibayar klub. Tapi MU tidak mengambil kebijakan itu.
Tercatat, Liverpool, Tottenham, Newcastle United, Bournemouth, dan Norwich City, menjadi lima klub Premier League yang mengambil kebijakan itu. Meski demikian, tidak sedikit yang mencela tim-tim tersebut lantaran memanfaatkan aturan pemerintah.
Manchester United bakal membayar penuh gaji karyawannya selama wabah Covid-19. Langkah MU itu berbeda dengan yang ditempuh Liverpool dan Tottenham Hotspur.
Baca juga: Indonesia Tembus Putaran Empat: Satu-satunya Wakil Non-Arab di Jalur Terjal Piala Dunia 2026
Kompetisi Liga Inggris yang dihentikan sementara akibat virus corona membuat para pekerja klub dilanda ketidakpastian. Tak sedt yang terpaksa dirumahkan dan upahnya tidak dibayarkan penuh oleh klub, namun sisanya ditalangi oleh pemerintah.
Liverpool dan Tottenham yang mengambil kebijakan pemerintah mendapatkan kritik dan reaksi keras dari berbagai pihak. Sebab, dua klub finalis Liga Champions 2019 itu total meraup keuntungan lebih dari 150 juta paun (Rp 3,03 triliun) dalam laporan keuangan terbarunya.
Baca juga: "Erick Thohir Warning Suporter! Jangan Cederai Harga Diri Bangsa Saat Hadapi China di GBK!"
Langkah berbeda justru diambil oleh MU di tengah krisis COVID-19. Setan Merah justru tidak akan merumahkan 900-an pegawainya selama kompetisi Liga Inggris dihentikan sementara.
Dinukil dari Daily Mail, klub yang bermarkas di Old Trafford itu juga akan membayar penuh seluruh gaji karyawannya. Pihak klub akan memberi tahu para pegawainya perihal upah mereka pada minggu-minggu ini. Mereka juga menghimbau kepada semua pegawainya untuk ‘perang’ terhadap Covid-19. (ono/red)
Editor : Eko Yudiono