MERAHPUTIH| SURABAYA-PS Hizbul Wathan (PSHW) terus mengembleng timnya jelang dimulainya Kompetisi Liga 2 2020. Kemarin, tim berjuluk Laskar Matahari tersebut melawan tim Sekolah Sepakbola Hizbul Wathan (SSHW) Babat.
Dalam pertandingan yang digelar di Lapangan Widang, Tuban pada Sabtu (26/9) sore tersebut, PSHW tampil perkasa dengan mengalahkan SSHW 3-1.
Baca juga: Sambut Era Baru Sepak Bola Indonesia, PT LIB Perkenalkan Identitas Anyar: ILeague
Gol pembuka PSHW dilesakkan Rizky Sena Eka pada menit ke-5. Striker yang dipinjam dari Persela itu, menyarangkan gol dari tendangan keras di luar kotak penalti.
Ketinggalan satu gol, SSHW meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-25, SSHW berhasil menyamakan kedudukan melalui kaki Syahrur Ramadhani. Skor imbang 1-1 sampai peluit tanda berakhir babak pertama dibunyikan.
Baca juga: Indonesia Tembus Putaran Empat: Satu-satunya Wakil Non-Arab di Jalur Terjal Piala Dunia 2026
Di babak kedua, PSHW bermain lebih terbuka. Berbagai variasi serangan dilakukan. Dimotori Juan Revi, Taufiq Kasrun, M Zaka Mabruri, dan Heri Setiawan, PSHW tampil dominan. Penetrasi yang dilakukan berhasil menambah gol. Ini setelah gelandang PSHW Irvan Ardiansyah dijatuhkan pemain SSHW di kotak terlarang. Taufiq Kasrun yang menjadi algojo sukses menjebol gawang SSHW. Skor 2-1.
PSHW berhasil menambah satu gol lewat aksi Bayu Arfian. Pemain mungil jebolan SSHW ini, melesakkan tendangan ke gawan mantan klubnya pada menit ke-77. Hingga pertandingan berakhir, skor tak berubah 3-1 untuk kemenangan PSHW.
Baca juga: "Erick Thohir Warning Suporter! Jangan Cederai Harga Diri Bangsa Saat Hadapi China di GBK!"
Meski menang, Pelatih PSHW Yusuf Ekodono mengaku belum puas dengan hasil uji coba kali ini. “Masih ada yang harus diperbaiki dari penampilan para pemain. Yang jelas, saya sudah siapkan beberapa skema agar bisa tampil lebih baik lagi,” kata legenda Persebaya itu.
Yusuf menuturkan jika PSHW akan melakukan beberapa kali uji coba lagi sebelum terjun ke kompetisi Liga 2. “Bisa dengan tim Liga1, Liga 2, atau Liga 3. Kita lihat saja nanti,” pungkasnya. (red)
Editor : Eko Yudiono