Jelang Sekolah Tatap Muka, 6.472 Guru di Semarang Wajib Tes Swab

harianmerahputih.id
Ilustrasi (ANTARA/Heru Suyitno)

MERAHPUTIH| SEMARANG-Rencana pembukaan sekolah tatap muka ditanggapi serius oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.


Untuk itu Dindikpora setempat mewajibkan 6.472 guru dan tenaga kependidikan dari jenjang TK hingga SMP sederajat menjalani tes usap (swab) COVID-19.

Baca juga: Prabowo Minta Pendidikan Lingkungan Masuk Silabus, Pemerintah Gerak Cepat Tangani Bencana

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Temanggung Suyono di Temanggung, Kamis, mengatakan nantinya hasil tes usap massal itu sebagai acuan pembukaan sekolah tatap muka pada 2021.

"Tes usap untuk guru dan tenaga kependidikan sudah dimulai pada 15 Desember 2020," katanya, seperti dilansir ANTARA.

 

Suyono menyampaikan tes usap untuk kalangan pendidikan wajib dilakukan tanpa terkecuali, termasuk yang berasal dari luar daerah.

Ia menyebutkan dari sejumlah guru dan tenaga kependidikan tersebut, terdiri atas 1.002 guru dan tenaga kependidikan TK dan PAUD, 3.994 orang di SD, dan 1.476 orang di SMP.

Baca juga: Prabowo Dorong Lompatan Pendidikan Lewat Digitalisasi, Targetkan Satu Juta Panel Terpasang Tahun Depan

Ia menuturkan tujuan dilakukan tes usap kepada guru dan tenaga kependidikan untuk memberikan rasa aman bagi orang tua siswa agar nantinya bisa sepenuh hati mempercayakan putra-putrinya belajar kembali di sekolah.

Suyono mengatakan ketika nanti pembelajaran tatap muka dibolehkan, pemerintah daerah menjadi pionir yang bertugas sebagai pemantau dan pengawas kegiatan dengan melihat situasi dan kondisi perkembangan COVID-19.

Menurut dia, pelaksanaan tes usap dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan Puskesmas masing-masing. Pelaksanaan tes usap dipandu koordinator wilayah masing-masing bekerja sama dengan Puskesmas.

Baca juga: Prabowo Tegaskan Distribusi IFP Prioritas untuk Sekolah 3T

Pada tahap awal, katanya, sebanyak 291 guru dan tenaga kependidikan sudah menjalani tes usap, antara lain dari SMPN 1 dan SMPN 2 Selopampang, SMPN 1 Temanggung, SMPN 1 Parakan, SMPN 1 dan SMPN 2 Kledung, SMPN 1 Jumo, SMP Muhammadiyah, SMP Kanisius, SMP Islam Sudirman, dan SMP PGRI Candiroto.

 

"Rencananya setiap hari ada tes usap dan kami tidak menargetkan kapan tes usap ini selesai. Kami menyerahkan sepenuhnya jadwal pelaksanaan kepada Puskesmas masing-masing sesuai kemampuan SDM yang dimiliki," katanya," katanya. (red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru