ManCity Kehilangan Lima Pemain saat Hadapi Chelsea

harianmerahputih.id
Penyerang Manchester City Gabriel Jesus saat tampil menghadapi West Bromwich Albion dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, pada Selasa (15/12/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Clive Brunskill)

MERAHPUTIH|INGGRIS-Gara-gara Covid-19, Manchester City bakal kehilangan lima pemainnya saat bertandang ke markas Chelsea dalam laga lanjutan Liga Premier, Minggu (3/1).

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan kelima pemain tersebut harus menjalani isolasi selama 10 hari setelah terpapar virus corona, demikian seperti dilansir ANTARA.

Baca juga: Sambut Era Baru Sepak Bola Indonesia, PT LIB Perkenalkan Identitas Anyar: ILeague

City sebelumnya mengungkapkan ada empat kasus positif COVID-19 yang menjangkiti empat pemainnya, dua di antaranya adalah Kyle Walker dan Gabriel Jesus.

“Lima pemain diisolasi selama 10 hari. Beberapa dari mereka merupakan pemain dari empat kasus pertama yang sudah diizinkan bermain, tetapi dua dari mereka kembali terinfeksi dan kini bertambah tiga,” kata Guardiola dikutip AFP, Jumat.

Namun City belum membuka identitas dari tiga pemain lainnya yang dinyatakan positif COVID-19, yang juga bakal absen di semifinal Piala Liga melawan Manchester United, Rabu (6/1).

Gegara kasus corona, City sebelumnya telah membatalkan pertandingannya melawan Everton.

Baca juga: Indonesia Tembus Putaran Empat: Satu-satunya Wakil Non-Arab di Jalur Terjal Piala Dunia 2026

Keputusan tersebut menuai kritik karena The Citizens masih memiliki 14 pemain fit, yang merupakan aturan jumlah minimal pemain untuk menjalankan pertandingan.

Everton mengatakan akan meminta klarifikasi dari otoritas Liga Premier terkait keputusan penundaan itu.

Namun Guardiola justru berdalih bahwa keputusan tersebut merupakan yang terbaik demi terhindar dari risiko penularan virus ke skuat Everton.

Baca juga: "Erick Thohir Warning Suporter! Jangan Cederai Harga Diri Bangsa Saat Hadapi China di GBK!"

“Secara pribadi saya menelepon (manajer Everton) Carlo Ancelotti untuk mengumumkan situasinya karena kami sebetulnya bisa saja bermain. Namun apa yang akan terjadi jika kami memaksakan diri bepergian dan nantinya banyak pemain tertular,” kata dia.(red)

 

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru