MERAHPUTIH|JAKARTA-Apa harapan Riko Simanjuntak di hari ulang tahunnya yang ke-29 hari ini? Pemain sayap Persija Jakarta Riko Simanjuntak berharap liga sepak bola Indonesia dapat berjalan kembali.
"Semoga dapat berjalan lagi sehingga para The Jakmania bisa memberikan dukungan kepada Persija," ujar Riko, dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, Selasa, seperti dilansir ANTARA.
Baca juga: Sambut Era Baru Sepak Bola Indonesia, PT LIB Perkenalkan Identitas Anyar: ILeague
Meski demikian, saat ini yang terutama bagi pria asal Sumatra Utara tersebut adalah dirinya dan semua orang yang ada di Persija selalu sehat di tengah pandemi COVID-19.
Tidak lupa dia pun berterima kasih untuk semua doa dan ucapan selamat ulang tahun dari manajemen, pemain, ofisial dan suporter Persija.
"Semoga pandemi bisa segera berakhir dan kita bisa beraktivitas kembali," tutur Riko.
Riko Simanjuntak dan para pemain Persija lain kini tengah menjalani latihan mandiri di tempat tinggal masing-masing.
Baca juga: Indonesia Tembus Putaran Empat: Satu-satunya Wakil Non-Arab di Jalur Terjal Piala Dunia 2026
Mereka belum berkumpul dan berlatih bersama karena operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum memutuskan kapan Liga 1 dan 2 musim 2021 dimulai.
Dalam rapat Komite Eksekutif pada Rabu (20/1), PSSI memutuskan untuk menghentikan Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2020 dengan alasan keadaan kahar (force majeure) akibat pandemi COVID-19 dan menetapkan tidak ada juara meski dua kompetisi tersebut sudah berjalan beberapa pekan tahun 2020.
Selain tidak ada juara, PSSI juga menetapkan tidak ada klub yang didegradasi dari Liga 1 dan Liga 2 musim 2020. Oleh karena itulah, semua tim peserta musim 2020 masih menjadi klub yang bersaing di Liga 1 dan Liga 2 musim 2021.
Baca juga: "Erick Thohir Warning Suporter! Jangan Cederai Harga Diri Bangsa Saat Hadapi China di GBK!"
Terakhir, PSSI mempersilakan klub untuk mengurus kontrak pemain sesuai dengan aturan keadaan kahar di masing-masing tim.
Persija sendiri berada di posisi kesembilan klasemen Liga 1 Indonesia 2020 sebelum turnamen tersebut dibatalkan.(red)
Editor : Eko Yudiono