Menko Perekonomian: PPKM Harus Dilakukan dengan Pendekatan Mikro

harianmerahputih.id
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah membuka dan memberikan ruang kepada masyarakat untuk memberikan masukan dan aspirasi penyusunan peraturan turunan UU Cipta Kerja. ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian/pri. (ANTARA

MERAHPUTIH| JAKARTA-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai salah satu upaya penanganan COVID-19, dilakukan dengan pendekatan berbasis mikro atau di tingkat lokal. Hal ini dikatakan Presiden RI Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Presiden dalam rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, di Kantor Presiden Jakarta, Rabu, sebagaimana diutarakan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya.

Baca juga: SKK Migas dukung kelancaran Pengeboran Eksplorasi Markisa-001

"Dalam ratas tadi arahan arahan Presiden agar penanganan COVID-19 dilakukan secara lebih efektif dan tentu bisa dilakukan dengan optimalisasi dari efektivitas dari pada PPKM. Arahan Presiden pendekatannya berbasis mikro atau ditingkat lokal," ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan pers virtual seusai ratas, demikian seperti dilansir ANTARA.

 

 

Baca juga: Kapolri Sidak ke Pasar Minggu, Cek Ketersediaan Minyak Goreng

Airlangga mengatakan yang dimaksud dengan pendekatan mikro adalah dilakukan mulai dari tingkat desa, kampung, RT/RW dan melibatkan satgas pusat sampai satgas terkecil.

"Tentu kegiatan yang dilakukan penting untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam penegakan hukum," jelas Airlangga.

Dia juga mengatakan pelibatan aktif Babinsa, Babinkamtibmas dan Satpol PP dalam operasi yustisi, dengan dibantu TNI dan Polri, dilakukan bukan hanya untuk penegakan hukum tetapi juga untuk tracing.

Baca juga: Gubernur Maluku Murad Ismail Apresiasi Kinerja Disperindag

Menurutnya, pemerintah akan memerhatikan kebutuhan masyarakat melalui operasi yustisi lingkup mikro ini dan akan melakukan evaluasi secara dinamis.

"Pemerintah akan berkonsentrasi pada 98 daerah yang melaksanakan PPKM," ujar Airlangga.(red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru