MERAHPUTIH|NGANJUK-Tiga warga yang menjadi korban jiwa tanah longsor di Dusun Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Selasa berhasil dievakuasi Petugas gabungan.
“Tiga korban dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Juru Bicara Tim Rescue SAR Surabaya Farid Kurniadi yang ditemui di lokasi kejadian, demikian seperti dilansir ANTARA.
Ia menjelaskan pada pukul 10.00 WIB, dua korban yang belum diketahui identitas lengkapnya tersebut masing-masing berjenis kelamin perempuan dan laki-laki.
”Yang dewasa perempuan, satu lagi laki-laki masih anak-anak,” ucapnya.
Lalu satu jam kemudian petugas kembali menemukan jenazah, namun belum diketahui identitas dan jenis kelaminnya. Seluruh jenazah ditemukan di Sektor A pencarian yang posisi ketiganya tidak berjauhan sehingga bisa dievakuasi dalam satu waktu.
“Bahkan, lokasinya juga tidak jauh dari lima jenazah yang kami temukan kemarin,” kata Farid.
Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit
Sebelumnya, bencana longsor yang dipicu hujan dengan intensitas sedang sampai tinggi pada Minggu (14/2) yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB sampai 19.00 WIB, mengakibatkan tebing longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Nganjuk, pada pukul 18.00 WIB.
Total 29 korban berhasil dievakuasi, yang rinciannya 12 orang meninggal dunia dan 17 orang lainnya mengalami luka-luka.
Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025
Petugas memperkirakan masih ada tujuh orang yang hilang dan hingga kini masih dalam pencarian.
Pantauan di lokasi bencana hingga Selasa siang, cuaca cerah berawan, dan petugas masih terus melakukan proses evakuasi menggunakan dua unit eskavator.(red)
Editor : Eko Yudiono