Pramuka Jatim Harus Produktif

harianmerahputih.id
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sekaligus sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Pramuka Jatim

MERAHPUTIH I SURABAYA – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sekaligus sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Jatim meminta para anggota saka menjaga komitmen Pramuka Jatim Produktif.

"Saya ingin komitmen Pramuka Jatim Produktif bisa kita jaga, kita bangun, kita kuatkan bersama," kata Khofifah dalam sambutannya di peringatan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-60 Tahun di Gedung Negara Grahadi, Minggu (15/8).

Baca juga: Jatim Mantapkan Dukungan untuk Swasembada Susu dan Gula, Khofifah: Siap di Garis Terdepan

Upacara peringatan hari Pramuka memang mundur selang sehari. Karena pada 14 Agustus 2021 acara fokus secara nasional sekaligus bertepatan pelepasan Merdeka Ekspor Pertanian oleh Presiden RI Jokowi.

Khofifah menjelaskan, saat ini Provinsi Jatim menjadi penyumbang Merdeka Ekspor Pertanian terbesar dengan nilai mencapai Rp 1,3 triliun. Capaian ini selaras dengan cita-cita Pramuka Jatim mengembangkan ragam produk pertanian guna menjaga ketahanan pangan.

"Oleh karena itu, apa yang menjadi niat, tekad Kwarda Pramuka Jatim mohon diikuti oleh Kwarcab se-Jatim. Bahwa sektor pertanian, sektor peternakan, juga perkebunan adalah sektor yang tetap bertumbuh produktif di saat pandemi Covid-19," kata Khofifah.

Khofifah juga meminta agar Pramuka Jatim merancang kegiatan semaksimal, seproduktif dan seefektif mungkin.

"Untuk bisa menemu kenali potensi-potensi efektif, produktif, inovatif, yang dimiliki oleh para petani dimiliki oleh para peternak, dimiliki oleh para pelaku perkebunan dan tentu adalah pelaku usaha agrobisnis," tandasnya.

Salah satunya adalah dengan memaksimalkan potensi hilir.

"Hulu hilirnya saya minta tolong bantuan, karena sangat banyak kita ketemu dengan petani, peternak, tapi hulunya. Hilirnya belum kita maksimalkan dengan baik," ucap Khofifah.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Maka, demi mencapai tujuan tersebut, sesuai pesan Presiden Jokowi agar Pramuka menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi setinggi-tingginya. Apalagi hilirisasi membutuhkan teknologi.

"Kalau kita ingin memasarkan produk ke luar negeri, maka jejaring dan iptek ini harus saling mengait," ujarnya.

Oleh karena itu, jelas Khofifah, ia menyampaikan pesan pada HUT ke-60 tahun Pramuka terutama kepada seluruh jajaran Kwarda dan Kwarcab bahkan hingga Kwartir Ranting agar kesemuanya menyatukan langkah, menyatukan gerakan, dan menyatukan program.

"Hari ini Pramuka Jatim Produktif Insya Allah akan menemukan format bagaimana berjejaring dengan sektor pertanian, berjejaring dengan sektor peternakan, sektor perkebunan dan kemudian bina bagaimana menjadi pelaku usaha agrobisnis dan perkuat jejaring supaya produk kita, produk yang berpotensi untuk bisa kita luaskan pasar sampai dengan pasar eksport," terang Gubernur Jatim Khofifah.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Pada peringatan ke-60 Hari Pramuka, Kwarda Gerakan Pramuka Jatim memberikan 60 ribu dosis vaksin bagi seluruh insan Pramuka dan masyarakat umum di 60 titik di seluruh Kwarcab yang ada di Jawa Timur.

60 titik Vaksinasi tersebut berada di 38 Kwarcab di seluruh Kabupaten Kota di Jawa Timur. Sehingga dalam pelaksanaanya satu Kwarcab terdapat 2 titik vaksinasi. Di Kwarda Gerakan Pramuka Jatim sendiri, vaksinasi dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, Arum Sabil mengatakan bahwa vaksinasi dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah. Gerakan Pramuka Jatim pun bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, TNI Polri dan Kwarcab di Jawa Timur.

"Kwarcab se-Jawa Timur secara serentak melaksanakan 60 ribu vaksinasi di 60 titik se-Jatim mulai tanggal 13 sampai 21 Agustus 2021," ujar Arum dalam sambutannya. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru