MERAHPUTIH I JEMBER - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung turun meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Perumahan Bumi Mangli Permai, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Senin (10/1/2022).
Dengan mengenakan sepatu both, Gubernur Khofifah dan Bupati Jember, Hendy Siswanto meninjau beberapa titik lokasi terdampak banjir bandang yang terjadi pada Minggu sore kemarin (9/1/2022).
Jalan yang masih penuh lumpur, serta adanya potongan material kayu terbawa arus. Gubernur Khofifah memuji dan mengapresiasi gerak cepat Forkopimda Kabupaten Jember dan juga para relawan yang segera melakukan pembersihan di lokasi lokasi terdampak banjir bandang, sehingga aktifitas warga tetap berjalan.
"Salut untuk gerak cepat Forkopimda Jember dan para relawan yang langsung melakukan pembersihan area terdampak banjir bandang," ucapnya.
Sementara dilaporkan, banjir bandang ini menewaskan tiga orang, masing masing dua orang diketahui sudah meninggal dunia, sedangkan satu orang lainnya masih dalam proses pencarian.
"Semoga korban meninggal diberikan kelapangan kubur, husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," doa Khofifah bagi korban meninggal.
Dengan adanya peristiwa ini, Gubernur Khofifah mengajak kepada seluruh Bupati dan Walikota se Jatim, serta .asyarakat Jatim, untuk tetap waspada dan siaga selam musim penghujan yang diperkirakan hingga bulan februari ini.
"Banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang bisa sewaktu waktu terjadi hingga Maret mendatang seiring fenomena La Nina. Semoha Allah SWT melindungi kita semua. Aamiin," tandas Khofifah.
Sementara itu, Bupati Hendy menjelaskan, akibat banjir bandang tersebut tercatat 214 rumah mengalami kerusakan. Ia berharap, warga BMP tetap bersabar, karena Pemkab Jember telah turun melakukan pembenahan terutama jalan perumahan.
“Sudah kami laporkan kepada Ibu Gubernur Khofifah terkait banjir bandang di perumahan ini. Beliau merasa senang karena tanpa menunggu waktu lama keadaan bisa diatasi dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” terangnya. (red)
Editor : prass prasetyo