Dua Guru Besar Baru perkuat jajaran Universitas Hang Tuah
MERAHPUTIH I SURABAYA - Karir Puncak dan prestasi gemilang bidang akademik sedang diraih dan dipersembahkan oleh Dua orang dosen senior kepada kampus laut biru untuk menambah kekuatan pengajar pada jajaran struktural guru besar di Universitas Hang Tuah Surabaya (UHT) saat ini.
Mereka berdua adalah.Prof. Dr. Noengki Prameswari., drg., M.Kes, merupakan Dosen senior pengajar ilmu Orthodonsia di fakultas Kedokteran Gigi UHT dan Prof. Dr. Ninis Trisyani, M.P dosen pengajar prodi ilmu perikanan dari fakultas Teknik dan ilmu kelautan UHT Surabaya.
Secara bersamaan keduanya telah menjalani tradisi upacara, prosesi pengukuhan dan penobatan guru besar baru, lewat sebuah rapat terbuka senat UHT yang dipimpin oleh Rektor UHT, Prof. Dr. Ir. Supartono, MM., CIQaR.
Prosesi pengukuhan yang digelar di Gedung pertemuan GSG (Graha Samudera Ganesha) pulau Benggala UHT Keputih, Surabaya itu dihadiri dan di saksikan oleh perwakilan guru besar tamu kehormatan, Rektor, Komandan STTAL, Direktur Sekolah Tinggi, Dekan dan dosen serta kerabat dekat.
Dalam sambutannya Rektor UHT menyampaikan Jabatan Guru Besar adalah identik dengan adanya satu pengakuan akan kopetensi Akademik serta keilmuan.
"Semakin banyak Guru Besar yang lahir maka akan menunjukan semakin banyak pula pakar keilmuan yang ada dan dimiliki oleh Universitas Hang Tuah dan tentunya akan menghasilkan dampak yang lebih luas terhadap penilaian sebuah mutu dan kuwalitas untuk sebuah perguruan tinggi," kata Supartono.
Guru Besar merupakan sebuah amanah dan Gelar tertinggi dalam dunia pendidikan, sehingga setelah pengukuhan ini kontribusi saudari kepada UHT tetap diharapkan
"Saya selaku Rektor berharap keberadaan saudari berdua selaku insan cendikia akan tetap dapat memberikan keteladanan sekaligus dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Selamat dan Sukses untuk Profesor Dr. Noengki Prameswari., drg., M.Kes, & Prof. Dr..Ninis Trisyani, M.P., semoga keilmuannya bisa di terapkan dan bisa menjadi sebuah rujukan untuk dunia pendidikan serta dapat memberikan kontribusi manfaat bagi masyarakat sekitar, untuk kehidupan berbangsa, dan bernegara," imbuh Supartono. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih