Update Covid-19, di Indonesia 784 Orang Meninggal, di Jatim 97 Orang
MERAHPUTIH | SURABAYA - Pandemi Covid-19 di Indonesia terus meningkat, hari ini Rabu (29/4) mencapai 9.771 kasus. Jumlah pasien meninggal dunia tercatat 784 orang. Untuk pasien sembuh setelah dilakukan penanganan ada 1.391 orang. Sementara, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 221.750 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada 21.653 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menjelaskan dari angka 9.771 orang itu, artinya bertambah 260 orang dibandingkan dengan sehari sebelumnya. Untuk angka kematian, ada penambahan kasus sebanyak 11 orang, dan total menjadi 784 orang. Sementara untuk jumlah pasien yang sembuh mencapai 1.391 orang, itu meloncak 137 orang dibandingkan sehari sebelumnya. Ditambahkan, kasus pasien meninggal didominasi oleh kelompok usia 30-59 tahun, dan lainnya dari kelompok 60-79 tahun.
"Faktor paling banyak karena hipertensi, diabetes, jantung, paru-paru baik asma maupun paru-paru lainnya. Pasien sembuh terbanyak di Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Jawa Tengah," urai Yurianto.
Pihaknya kembali mengingatkan agar semua pihak bisa berperan ikut melakukan upaya memutus matai rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. Caranya, memakai masker saat keluar rumah, serta jika tidak urgent tetap memilih tinggal di rumah, rajin cuci tangan dengan air mengalir dan sabun minimal 20 detik. "Tetap tinggal di rumah, karena ini menjadi salah satu kesuksesan untuk memutus rantai penularan," tegasnya.
Sementara itu, penanganan Covid-19 di Jawa Timur, tercatat ada penambahan 16 kasus positif. Total kasus sebanyak 871 kasus. Sebanyak 617 pasien masih dirawat, 157 orang sudah sembuh, dan 97 pasien meninggal dunia.
"Hari ini ada 16 (pasien) positif baru," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memberikan keterangan pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu, (29/4), malam.
Terurai, ke-16 kasus positif baru itu tersebar di delapan kabupaten/kota. Rinciannya, di Kabupaten Malang ada 4 pasien; Pamekasan 3 pasien; 2 pasien masing-masing di Lumajang, Sidoarjo, dan Kota Surabaya; dan 1 pasien masing-masing di Kota Mojokerto, Tuban, dan Gresik. Kota Mojokerto adalah daerah terjangkit baru di Jatim dan otomatis berstatus zona merah. Tercatat ada 5 orang sembuh setelah dilakukan penanganan, yakni 4 orang dari Surabaya dan satu dari Magetan.
Total jumlah pasien sembuh ada 157 orang atau sekitar 17,78 persen. Pasien meninggal bertambah dua orang, satu dari Surabaya dan satu dari Lamongan. Hingga hari ini, jumlah pasien meninggal dunia di Jatim tercatat ada 97 orang atau setara 11,14 persen. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah menjadi 2.986, dan masih menjalani perawatan sebanyak 1.550 orang. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah menjadi 19.051, dan terus dipantau ada 5.502 orang.
Gubernur Khofifah mengingatkan, sejumlah daerah meningkat statusnya menjadi zona merah. Untuk itu kewaspadaan diminta terus ditingkatkan. "Dengan mengoptimalkan pencegahan dan penanganan, di antaranya menyegerakan dibangunnya ruang observasi massif di setiap desa/kelurahan. Saat ini, di Jatim sudah berdiri 7.387 ruang observasi dan yang terpakai 3.829 ruang," terangnya.(*)
Editor : Tudji Martudji
Harian Merah Putih