Warga Kulon Progo Ditemukan Tewas Tenggelam

EVAKUASI: Korban laka Sungai Progo dievakuasi oleh tim sar gabungan. (FOTO: HMP/Basarnas Yogyakarta)
EVAKUASI: Korban laka Sungai Progo dievakuasi oleh tim sar gabungan. (FOTO: HMP/Basarnas Yogyakarta)

MERAHPUTIH|YOGYAKARTA - Hari ke dua pencarian terhadap seorang korban yang tenggelam dan hilang di Sungai Progo tepat di Kecamatan Galur Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta menemukan hasil.

Korban yang diketahui bernama Yulius Andriyanto (35) warga Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo ditemukan tewas tak jauh dari lokasi pertama kali tenggelam dan hilang pada Rabu sore (6/5) sekitar pukul 16.30 WIB.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 08.45 WIB tak jauh dari lokasi pertama korban dilaporkan tenggelam dan hilang,"kata Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, Kamis (7/5).

Pipit menjelaskan pada hari kedua pencarian korban laka sunga Progo yang menimpa seorang penjala ikan, pihaknya menerjunkan dua tim yang bergabung dengan potensi sar lainnya.

Tim pertama melakukan pencarian dengan cara menyelam disekitar lokasi korban pertama kali tengggelam dan hilang, sedangkan tim yang lainnya melakukan penyisiran dengan body rafting disekitar lokasi pertama kali korban tenggelam dan hilang.

"Tim pertama yang melakukan penyelaman akhirnya menemukan keberadaan korban di dasar sungai atau sekitar lima meter dari korban pertama kali tenggelam. Kemudian korban dievakuasi menuju ke atas perahu karet. Korban selanjutnya dibawa ke RS PKU Nanggulan," katanya.

Dengan ditemukannya satu korban meninggal dunia maka operasi pencarian dan pertolongan secara resmi ditutup.

Kejadian naas yang menimpa korban itu berawal ketika korban pada Rabu siang (6/5) bersama dengan lima rekannya berencana mencari ikan di Sungai Progo. Korban membawa jaring sedangkan lima rekannya menggunakan kail.

Ketika sampai di Sungai Progo, korban langsung menebar jaring ditengah Sungai Progo sedangkan lima rekannya mancing. Menjelang sore hari korban yang telah selesai menjaring berusaha berenang ke tepian sungai, namun karena arus deras dan diduga korban kelelahan akhirnya tenggelam dan hilang. (hdw/lmi)

Editor : Tukiman Sarmijan