Pemprov Jateng-KPK RI Kolaborasi Sebarkan Konten Cegah Korupsi

MERAHPUTIH I SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengadakan Workshop Konten Kreatif dan Jurnalistik di Gradhika Bhakti Praja pada Rabu (10/7/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan antikorupsi kepada berbagai kalangan, termasuk rekan-rekan Diskominfo dan jurnalis se-Jawa Tengah.

Kepala Diskominfo Jateng, Riena Retnaningrum, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran antikorupsi di masyarakat. "Semua yang dilakukan tidak akan efektif tanpa dukungan seluruh masyarakat. Kita harus bersama-sama memerangi korupsi di negara ini sehingga berdampak pada kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Workshop ini juga dibarengi dengan penandatanganan komitmen bersama antara Biro Hubungan Masyarakat KPK dan Diskominfo Jawa Tengah terkait diseminasi dan publikasi materi antikorupsi. Riena berharap seluruh Dinas Kominfo Kabupaten/Kota di Jawa Tengah dapat mengikuti langkah ini dan bersama-sama menyuarakan pesan antikorupsi melalui berbagai kanal media.

Dalam acara tersebut, juga diadakan Workshop Penulisan Jurnalistik Lewat Investigasi dan Data bersama jurnalis serta Workshop Membangun Narasi dengan Konten Kreatif bersama OPD Provinsi dan Diskominfo Kabupaten/Kota. "Saya berharap, ilmu yang didapat hari ini bisa diimplementasikan dalam melaksanakan tugas keseharian, khususnya dalam meliterasi masyarakat dengan konten dan pemberitaan positif," tambah Riena.

Riena juga mengharapkan jurnalis dapat menyajikan informasi antikorupsi dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, sehingga masyarakat dapat mendukung upaya antikorupsi dengan tidak memberikan celah untuk penyimpangan seperti suap dan gratifikasi. Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam jajaran OPD dan jurnalis untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK RI, Yuyuk Andriati Iskak, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergi antar lembaga pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik. "KPK selalu berkomitmen untuk meningkatkan upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya korupsi," ungkap Yuyuk.

Pelatihan ini juga merupakan bagian dari Kompetisi Suarakan Aksimu yang diselenggarakan KPK, dengan dua kategori utama yaitu Video Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dan Penulisan Jurnalistik. Yuyuk berharap melalui pelatihan ini, peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam memproduksi konten kreatif yang efektif dalam menyampaikan pesan antikorupsi.

Sebagai mitra KPK, jurnalis diharapkan dapat membangun dan memelihara nilai-nilai antikorupsi, sementara ASN di Provinsi Jawa Tengah diharapkan dapat memberikan layanan publik yang berintegritas. "Dengan layanan publik yang berintegritas, kita harapkan kepercayaan publik ikut meningkat," tambah Yuyuk.

Acara ini ditutup dengan Yuyuk bersama sejumlah jajarannya mengajak Riena dan Inspektur Provinsi Jateng, Dhoni Widianto, untuk melihat bus bergambar logo KPK dan beberapa tulisan bertema pencegahan korupsi yang terparkir di halaman kantor Gubernur Jateng. (red)

harianmerahputih.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top