Pemkot Surabaya Gelar Pelatihan Kewirausahaan untuk UMKM Serambi Ampel

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya  mengadakan pelatihan kewirausahaan gratis bagi puluhan pelaku UMKM Serambi Ampel pada Jumat (26/7/2024)
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengadakan pelatihan kewirausahaan gratis bagi puluhan pelaku UMKM Serambi Ampel pada Jumat (26/7/2024)

MARAHPUTIH I SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) mengadakan pelatihan kewirausahaan gratis bagi puluhan pelaku UMKM Serambi Ampel, Jumat (26/7/2024). Pelatihan ini difokuskan pada pembuatan minuman kekinian dengan berbagai varian rasa.

Kepala Dinkopdag Surabaya, Dewi Soeryawati, mengungkapkan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai varian rasa minuman kekinian. Harapannya, olahan minuman yang disajikan pedagang Serambi Ampel akan meningkat dari segi rasa, penyajian, dan pengemasan.

"Pelatihan ini tidak hanya sekadar mengajarkan teknik dasar, tetapi juga materi tentang cara membuat minuman yang menarik bagi masyarakat, terutama generasi muda. Kami ingin memastikan bahwa minuman yang dijual aman dan memiliki kualitas yang baik," jelas Dewi.

Pelatihan ini menjadi hal baru bagi pedagang Serambi Ampel yang sebelumnya belum pernah mendapatkan pelatihan serupa. Dewi yakin para pedagang akan antusias dan senang dengan kesempatan ini karena memberikan mereka pengetahuan dan keterampilan baru.

Dalam pelatihan kali ini, Pemkot Surabaya berkolaborasi dengan Ares Chocolate. Pelatihan ini, seperti pelatihan kewirausahaan sebelumnya, diberikan secara gratis kepada pedagang Serambi Ampel.

"Seperti pelatihan sebelumnya, kami menggandeng berbagai stakeholder seperti Ottimo International dan Surabaya Next Leader (SNL) untuk memberikan pelatihan bakery dan packaging," tambah Dewi.

Pemkot berharap para pedagang dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat selama pelatihan dan semakin berkembang dalam menciptakan kreasi minuman. Dewi juga menambahkan bahwa pelatihan ini akan dievaluasi dan jika diperlukan, pelatihan serupa akan terus diadakan.

Di sisi lain, Chef Yugha Murniawan dari PT Ares Kusuma Raya yang menjadi technical beverage dalam pelatihan ini, memperkenalkan lima resep minuman kekinian berbahan dasar teh dan bubuk, seperti lemon tea, lychee tea, lychee squash, lemon squash, minuman coklat, dan matcha.

"Bahan-bahan untuk resep ini mudah didapatkan, dan kami berharap para pedagang dapat mengetahui tren pasar dan menu yang sedang digemari masyarakat," ujar Yugha.

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 50-60 pedagang, melebihi kuota yang ditentukan karena tingginya antusiasme peserta. Para pedagang diajak langsung untuk mencoba membuat minuman, sehingga mereka bisa merasakan prosesnya.

"Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap para pedagang memiliki keterampilan dan produk yang bagus meskipun belum memiliki alat produksi yang canggih," pungkas Yugha. (red)

Editor : prass prasetyo