Andre Cobra Oktaviansyah Siap Kembali Perkuat Persebaya Usai Sanksi, Bertekad Bawa Tim Jaga Puncak Klasemen

Bruno Moreira dan Andre Oktaviansyah dalam sesi latihan game. (Persebaya)
Bruno Moreira dan Andre Oktaviansyah dalam sesi latihan game. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SURABAYA - Setelah menjalani sanksi yang membuatnya absen di empat pertandingan, Andre "Cobra" Oktaviansyah akhirnya kembali memperkuat Persebaya Surabaya. Gelandang berusia 23 tahun ini dihukum oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI usai insiden memukul pemain Persita, Badrian Ilham, pada laga matchday 3 Liga 1 2024/2025 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, 14 September lalu.

Insiden tersebut terjadi setelah Cobra awalnya hanya mendapat kartu kuning dari wasit. Namun, setelah wasit melihat tayangan ulang melalui VAR, keputusan diubah menjadi kartu merah. Alhasil, selain diusir dari lapangan, Cobra juga dikenai hukuman tambahan larangan bermain di tiga pertandingan berikutnya, sehingga total ia absen dalam empat laga.

Kini, setelah terbebas dari sanksi, Cobra bertekad untuk kembali tampil lebih baik. Kesalahan yang ia lakukan menjadi pelajaran berharga, dan ia berjanji untuk lebih berhati-hati di lapangan, terutama dengan kehadiran VAR yang memantau setiap gerakan pemain.

"Saya berusaha mengambil pelajaran dari kesalahan kemarin. Coach Munster mengingatkan kami semua untuk lebih waspada, terutama dengan VAR yang bisa melihat detail. Saya sudah siap untuk pertandingan melawan Persib Bandung," ujar Cobra dengan penuh semangat.

Pertandingan melawan Persib di matchday 8 menjadi ujian penting bagi Persebaya. Kedua tim sama-sama belum terkalahkan di musim ini, dan Cobra berharap bisa berkontribusi maksimal untuk menjaga Persebaya tetap berada di puncak klasemen.

"Ini laga besar karena Persib adalah juara bertahan, tapi kami fokus pada performa tim sendiri. Semoga bisa mencuri poin di pertandingan nanti," tambah Cobra.

Di musim ini, Cobra sudah tampil dalam tiga pertandingan dengan torehan tiga tekel sukses. Kehadirannya menjadi opsi penting di lini tengah, menggantikan peran Gilson Costa atau Mohammed Rashid. Selain kemampuannya dalam bertahan, Cobra juga dikenal dengan umpan-umpan akurat dan tembakan jarak jauh yang mematikan, menjadikannya salah satu pemain kunci yang diandalkan oleh Coach Joseph Munster.

Dengan kembalinya Cobra, harapan besar ada di pundaknya untuk membantu Persebaya terus menjaga rekor impresif tanpa kekalahan dan mempertahankan dominasi mereka di Liga 1 2024/2025. (red)

Editor : prass prasetyo