Wisatawan Asing Memilih Kereta Api: Jumlah Penumpang Meningkat Pesat
MERAHPUTIH I JAKARTA - Kereta api kini menjadi primadona baru bagi wisatawan mancanegara (WNA) yang berkunjung ke Indonesia. Data menunjukkan tren peningkatan jumlah pelanggan WNA secara signifikan selama tiga tahun terakhir. Pada 2022, layanan kereta api mencatat 300.708 pelanggan WNA. Jumlah ini melonjak hampir dua kali lipat pada 2023 menjadi 580.995 pelanggan, dan tren positif tersebut terus berlanjut hingga 2024 dengan total 669.226 pelanggan.
Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI), Anne Purba, menegaskan bahwa KAI berkomitmen mendukung visi besar Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto. "Kami menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan inklusif sesuai dengan semangat Asta Cita. Ini merupakan bagian dari langkah strategis KAI sebagai BUMN untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan kereta api," ujar Anne.
Salah satu inovasi terbaru adalah pengadaan 612 kereta Stainless Steel New Generation yang dilakukan secara bertahap. Kereta ini dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, modern, dan ramah lingkungan. Selain itu, Balai Yasa Manggarai juga berperan aktif dalam proses modifikasi dan peningkatan kualitas rangkaian kereta. Hingga 2024, sebanyak 72 kereta berhasil dimodifikasi, termasuk 60 di antaranya pada tahun ini. Pada 2025, KAI menargetkan modifikasi tambahan 52 kereta New Generation dan 4 kereta kompartemen.
Anne menyoroti kontribusi besar kereta api terhadap sektor pariwisata nasional. “Kehadiran wisatawan mancanegara yang semakin meningkat menunjukkan bahwa kereta api Indonesia mampu memenuhi kebutuhan transportasi modern. Dengan layanan berkualitas, kami yakin dapat terus mendukung pertumbuhan pariwisata nasional,” jelasnya.
Tidak hanya pembaruan armada, KAI juga meningkatkan fasilitas stasiun, termasuk penyediaan layanan informasi dalam Bahasa Inggris dan sistem tiket elektronik yang ramah bagi wisatawan asing. Langkah-langkah ini memastikan kemudahan akses sekaligus meningkatkan daya tarik kereta api sebagai moda transportasi utama.
Menurut Anne, inovasi berkelanjutan menjadi kunci dalam mendukung transportasi massal modern dan berkelanjutan. “Melalui langkah strategis ini, kami berharap dapat terus berkontribusi terhadap pembangunan transportasi yang selaras dengan visi besar bangsa Indonesia,” pungkasnya.
Tren peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang memilih kereta api tak hanya menjadi cerminan keberhasilan KAI, tetapi juga menegaskan peran penting transportasi publik dalam mendukung kemajuan pariwisata dan perekonomian nasional. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih