PERSIB Hadapi Bali United Tanpa Kekuatan Penuh, Bojan Hodak Tekankan Soliditas Tim dan Semangat Juara
MERAHPUTIH I BANDUNG - Menjelang laga krusial pekan ke-29 Liga 1 2024/2025 melawan Bali United, PERSIB Bandung dipastikan belum dapat menurunkan komposisi terbaiknya. Namun, hal itu tak mengendurkan semangat sang pelatih, Bojan Hodak, dalam memompa motivasi skuad Maung Bandung yang akan tampil di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (18/4/2025).
Pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan pentingnya peran setiap pemain dalam skuad, termasuk mereka yang kerap memulai pertandingan dari bangku cadangan. Menurut Hodak, kekuatan tim bukan hanya ditentukan oleh sebelas nama utama, melainkan juga kualitas dan kesiapan pemain pengganti.
"Kami memiliki 25 pemain dalam skuad. Yang terpenting adalah bagaimana para pemain cadangan memiliki kualitas yang sepadan dengan starter. Mereka harus siap dan bisa membuktikan kemampuan saat mendapat kesempatan bermain," ujar Hodak dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.
Hodak menekankan filosofi kerja kolektif dalam tim yang ia latih. Absennya sejumlah nama tidak boleh menjadi alasan untuk melemah. Siapapun yang dipercaya tampil, lanjutnya, harus tampil all out demi satu tujuan: meraih kemenangan.
"Ini bukan soal satu, dua, atau sebelas pemain. Ini tentang seluruh tim. Itulah yang membuat kami tetap mampu meraih poin dalam berbagai situasi," ujarnya mantap.
Di sisi lain, semangat membara juga datang dari lini depan PERSIB. Gervane Kastaneer, striker yang kini menjadi andalan Maung Bandung, menegaskan tekadnya bersama tim untuk mengamankan tiga poin penting dalam laga kandang nanti.
Kemenangan atas Bali United dinilainya sangat krusial untuk menjaga kans PERSIB dalam perburuan gelar juara musim ini. Saat ini, tim kebanggaan Bobotoh itu masih bercokol di puncak klasemen dengan koleksi 58 poin, unggul delapan angka dari pesaing terdekat, Dewa United.
"Kami harus menang. Tiga poin dari pertandingan ini akan menjaga kami tetap di jalur juara," tegas pemain bernomor punggung 8 itu.
Lebih lanjut, Kastaneer menegaskan bahwa motivasi seluruh skuad PERSIB sedang berada di titik tertinggi. Tak ingin kehilangan momentum, ia mengajak seluruh tim untuk terus menekan pedal gas hingga akhir musim.
"Kami memang unggul delapan poin, tapi itu belum cukup. Kami ingin mengamankan lebih banyak poin, agar bisa segera memastikan gelar juara," ujarnya penuh semangat.
Dalam pandangan Kastaneer, setiap laga yang tersisa harus diperlakukan seperti partai final. Terlebih menghadapi Bali United yang memiliki reputasi kuat dan bakal datang dengan misi mencuri poin.
"Melawan Bali itu seperti final besar. Dan kami bermain di kandang sendiri, di depan ribuan suporter. Jadi, kami akan memberikan 120 persen kemampuan kami," kata Kastaneer yang tampak tak sabar menanti laga tersebut.
Dengan hanya enam laga tersisa sebelum musim usai, setiap pertandingan menjadi sangat vital bagi PERSIB. Konsistensi permainan, kedalaman skuad, hingga mental bertanding akan menjadi faktor kunci. Ketidakhadiran beberapa pilar utama memang jadi tantangan tersendiri, namun dengan kekompakan tim dan semangat juang tinggi, Maung Bandung diyakini masih berada di jalur yang tepat.
Duel kontra Bali United pun diprediksi akan berlangsung sengit. Tak hanya karena posisi kedua tim di papan atas, tapi juga rivalitas dan gengsi antarkedua klub yang telah terbangun dalam beberapa musim terakhir.
Kini, semua mata tertuju ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Apakah PERSIB mampu menaklukkan tantangan meski tak tampil dengan kekuatan penuh? Ataukah Bali United akan membuat kejutan di Kota Kembang? Jawabannya akan terungkap dalam 90 menit penuh adrenalin pada Jumat malam nanti. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih