Graha Padel Club Surabaya Diresmikan, Tonggak Baru Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat di Jawa Timur

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo meresmikan Graha Padel Club Surabaya, Sabtu (14/6/2025)
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo meresmikan Graha Padel Club Surabaya, Sabtu (14/6/2025)

MERAHPUTIH I SURABAYA — Sebuah fasilitas olahraga modern dan berstandar internasional kini hadir di Surabaya. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo meresmikan Graha Padel Club Surabaya, Sabtu (14/6/2025). Fasilitas olahraga padel ini berlokasi di kawasan Graha Family, Blok TP Prada, Kali Kendal, Dukuh Pakis, dan digadang sebagai yang terbesar di kawasan Indonesia Timur.

Kehadiran Graha Padel Club menandai tonggak penting dalam perkembangan olahraga padel—sebuah cabang olahraga raket yang tengah naik daun di berbagai negara, termasuk Indonesia. Di tengah kian pesatnya pertumbuhan masyarakat urban, fasilitas seperti ini tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat yang inklusif dan dinamis.

“Ini bukan hanya fasilitas olahraga biasa. Graha Padel Club membuka ruang baru bagi masyarakat Surabaya dan Jawa Timur untuk mengenal serta mencintai olahraga padel yang relatif baru. Di saat yang sama, fasilitas ini juga menjadi titik temu antara semangat hidup sehat dan potensi ekonomi kreatif berbasis olahraga,” ujar Emil.

Menurut Emil, kehadiran Graha Padel Club menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta mampu menghasilkan dampak positif bagi masyarakat luas. Ia berharap fasilitas ini bisa menjadi pusat aktivitas komunitas dan pembinaan talenta muda di bidang olahraga, sekaligus menjadi simpul pertumbuhan ekonomi baru di sektor sportpreneurship.

“Padel ini mudah diakses dan bisa dimainkan oleh berbagai kelompok usia dan latar belakang. Kita bicara tentang olahraga yang inklusif. Dari sisi ekonomi, potensi yang bisa digerakkan juga sangat besar, mulai dari penyelenggaraan pelatihan, turnamen, penjualan perlengkapan, hingga munculnya usaha kecil menengah di sekitar arena olahraga,” imbuhnya.

Emil juga menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap konsisten dalam mengembangkan sektor olahraga melalui pembangunan infrastruktur, penguatan ekosistem atlet, dan penciptaan ruang-ruang partisipatif bagi masyarakat untuk hidup lebih aktif dan sehat.

Menpora Dito Ariotedjo yang hadir dalam kesempatan yang sama mengapresiasi hadirnya fasilitas padel ini sebagai bagian dari strategi nasional dalam mengembangkan olahraga rekreasi sekaligus sport tourism. Menurutnya, model pembangunan seperti Graha Padel Club bisa menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

“Kemenpora mendorong tumbuhnya komunitas olahraga yang sehat dan mandiri. Fasilitas ini adalah contoh konkret bahwa olahraga bisa tumbuh jika ada sinergi antara komunitas, dunia usaha, dan pemerintah. Surabaya hari ini memberikan inspirasi bagi kita semua,” ucap Dito. (red)

Editor : Redaksi