Megawati Menyeberang ke Turki, Mulai Babak Baru di Liga Voli Papan Atas Dunia

Megawati Hangestri Pertiwi dipastikan bergabung dengan klub asal Turki, Manisa Büyükşehir Belediyespor (Manisa BBSK), untuk kompetisi musim 2025–2026.
Megawati Hangestri Pertiwi dipastikan bergabung dengan klub asal Turki, Manisa Büyükşehir Belediyespor (Manisa BBSK), untuk kompetisi musim 2025–2026.

MERAHPUTIH I JEMBER — Perjalanan karier Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencatat bab baru. Setelah dua musim mencuri perhatian di Liga Voli Korea Selatan, Megawati kini resmi memperluas kiprahnya ke kancah Eropa. Atlet voli putri andalan Indonesia itu telah dipastikan bergabung dengan klub asal Turki, Manisa Büyükehir Belediyespor (Manisa BBSK), untuk kompetisi musim 2025–2026.

Kabar ini diumumkan langsung oleh pihak klub pada Sabtu (5/7) dini hari waktu Indonesia. Dalam unggahan di akun media sosial resminya, @manisabbsk, klub menyambut hangat kehadiran Megawati sebagai bagian dari proyek ambisius mereka musim depan.

“Selamat datang Megawati Hangestri Pertiwi. Manisa BBSK Volleyball akhirnya mencapai kesepakatan untuk musim mendatang dengan Megawati Hangestri Pertiwi, yang sempat bermain untuk Daejeon Red Sparks di Liga Korea Selatan V-League,” tulis mereka.

Langkah Megawati ke Turki sekaligus menandai peningkatan status dalam karier profesionalnya. Liga Voli Turki yang dikenal sebagai salah satu kompetisi terbaik di dunia kerap menjadi tempat berlabuh para atlet papan atas internasional. Fasilitas modern, kultur kompetitif, serta dukungan kuat dari suporter menjadikan atmosfer liga ini tak hanya keras, tapi juga bergengsi.

Manisa BBSK sendiri adalah klub promosi yang akan tampil di Kadinlar 1. Ligi, kasta kedua Liga Voli Turki. Pada musim 2024–2025, mereka finis di peringkat keempat Kadnlar Voleybol 2. Ligi dan berhak naik ke divisi yang lebih tinggi. Ambisi Manisa BBSK untuk menembus Sultanlar Ligi, liga tertinggi di Turki, menjadi alasan utama mereka merekrut Megawati.

Nama Megawati Hangestri memang bukan sosok asing di dunia voli internasional. Di Korea Selatan, pevoli kelahiran Jember itu menjelma menjadi ikon baru Liga Voli V-League. Bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks, ia membentuk duet mematikan di lini serang, menjadi salah satu penentu keberhasilan tim itu menembus babak final musim 2024–2025.

Dari semula hanya membawa Red Sparks ke posisi ketiga pada musim 2023–2024, Megawati sukses meningkatkan performa tim hingga menjadi runner-up musim berikutnya. Di tengah dominasi klub-klub besar Korea seperti Heungkuk Life atau GS Caltex, kehadiran Megawati terbukti membawa dampak signifikan.

Permainannya yang keras, penuh determinasi, dan teknik spike yang tajam membuat komentator V-League menjulukinya “Megatron”. Julukan itu kemudian melekat tak hanya sebagai hiburan, tetapi juga representasi dari gaya bermainnya: kuat dan presisi.

Menariknya, kepindahan Megawati ke Turki terjadi hanya sehari setelah ia melepas masa lajang. Pada 4 Juli 2025, ia menikah dengan Dio Novandra Wibawa, atlet nasional cabang fin swimming. Pernikahan yang berlangsung di kampung halamannya, Jember, Jawa Timur, berlangsung hangat dan sederhana.

Namun, alih-alih rehat panjang setelah memasuki babak baru dalam kehidupan pribadi, Megawati justru memilih untuk segera kembali ke jalur kompetitif. Ini menunjukkan komitmennya untuk tetap mengembangkan karier dan berkontribusi bagi olahraga Indonesia, bahkan dari panggung internasional.

Dalam sejumlah wawancara sebelumnya, Megawati pernah menyampaikan bahwa bermain di liga terbaik dunia adalah impiannya sejak kecil. Liga Turki, dengan kompetisi yang keras dan eksposur global, tentu menjadi tantangan baru sekaligus pembuktian berikutnya.

Pihak Manisa BBSK sendiri menaruh harapan besar terhadap Megawati. Dengan pengalamannya di Asia Timur dan kiprah di kancah internasional bersama timnas Indonesia, ia diyakini bisa menjadi elemen kunci untuk memperkuat lini serang klub.

Kehadiran Megawati juga diharapkan mampu mengangkat profil Manisa BBSK di mata publik Turki dan dunia, seiring dengan target klub untuk promosi ke Sultanlar Ligi musim depan.

“Ini bukan sekadar perekrutan pemain. Ini adalah langkah strategis. Kami percaya Megawati membawa semangat, pengalaman, dan kekuatan baru untuk proyek kami,” ujar salah satu perwakilan klub dalam pernyataan tidak resmi yang beredar di media lokal.

Dengan resminya transfer ke Manisa BBSK, Megawati menjadi salah satu atlet putri Indonesia yang berhasil menembus panggung kompetisi Eropa pencapaian yang masih jarang terjadi di cabang olahraga bola voli.

Kini, tantangan baru telah menanti. Tak hanya membawa nama pribadi, Megawati juga mengemban tugas tak tertulis: membawa harum nama Indonesia di jantung kompetisi bola voli benua biru.

Di usianya yang masih 25 tahun, karier Megawati Hangestri Pertiwi tampaknya baru saja memasuki babak paling menarik. Dari Jember, ke Korea, dan kini Turki, dunia tampaknya belum cukup luas bagi seorang Megatron. (red)

Editor : Redaksi