Barros Siap Pimpin PERSIB Hadapi Ratchaburi, Optimisme Biru di Panggung Asia
MERAHPUTIH I BANDUNG - Langkah PERSIB Bandung di kompetisi Asia belum berhenti. Maung Bandung kini bersiap menghadapi tantangan baru pada babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26 dengan menantang wakil Thailand, Ratchaburi FC. Di tengah persiapan tersebut, penyerang andalan PERSIB, Uilliam Barros Pereira, menegaskan tekadnya untuk membawa tim kebanggaan Jawa Barat itu melangkah lebih jauh di fase gugur.
Penyerang asal Brasil bernomor punggung 94 itu menyambut laga krusial ini dengan antusiasme tinggi. Baginya, pertandingan di fase knock-out bukan sekadar ujian kualitas, tetapi juga momentum pembuktian PERSIB sebagai kekuatan baru sepak bola Asia. Barros menilai, seluruh elemen tim harus tampil dengan kesiapan maksimal demi menjaga asa terus melaju.
Meski demikian, Barros menolak larut dalam euforia keberhasilan PERSIB menembus babak 16 besar. Ia menyadari, perjalanan tim hingga fase ini tidak bisa dilepaskan dari kerja keras kolektif sepanjang fase grup, termasuk dua kemenangan penting atas klub Thailand lainnya, Bangkok United. Hasil tersebut menjadi modal berharga, namun bukan jaminan untuk mengulang kesuksesan serupa.
“Lawan di babak 16 besar ini tentunya mereka adalah tim-tim yang juga memiliki kualitas baik. Tapi, kita harus lebih siap lagi dari sebelumnya,” ujar Barros dengan nada realistis.
Menurutnya, Ratchaburi FC memiliki karakter permainan yang berbeda dan potensi ancaman yang tidak bisa diremehkan. Karena itu, pendekatan PERSIB harus lebih matang, baik dari segi taktik, mental, maupun konsistensi permainan. Barros menilai, setiap detail kecil akan sangat menentukan di fase gugur yang tidak memberi ruang untuk kesalahan.
Menghadapi rintangan yang kian berat, Barros tetap menaruh keyakinan penuh pada kemampuan rekan-rekan setimnya. Ia menegaskan bahwa PERSIB saat ini berada dalam jalur performa positif yang harus terus dijaga dengan disiplin dan etos kerja tinggi. Bagi Barros, kerja keras di lapangan adalah kunci untuk menjaga mimpi besar tim tetap hidup.
“Kami harus lebih kerja keras lagi. Tim terus menunjukkan performa yang baik, kami harus menjaga itu semua,” pungkasnya.
Pertandingan melawan Ratchaburi FC pun dipandang sebagai ujian kedewasaan PERSIB di level internasional. Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, laga ini menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa PERSIB tidak hanya sekadar peserta, tetapi penantang serius di kompetisi Asia. Optimisme pun tumbuh di kubu Maung Bandung, seiring tekad para pemain untuk mengukir sejarah baru di ACL Two musim ini.(ban)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih