Gol Akhir Berguinho Antar PERSIB Kembali ke Puncak Klasemen
MERAHPUTIH I BANDUNG — PERSIB Bandung akhirnya menuntaskan ambisinya di hadapan publik sendiri. Setelah berjuang keras sepanjang laga, Maung Bandung sukses menundukkan PSBS Biak dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-18 Liga 1 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 25 Januari 2026. Gol penentu kemenangan lahir dramatis pada menit ke-87 melalui Rosembergne “Berguinho” Da Silva.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Hasil tersebut memastikan PERSIB kembali merebut singgasana klasemen sementara dengan koleksi 41 poin dari 18 pertandingan, unggul satu angka atas pesaing terdekatnya, Borneo FC, yang terus menempel ketat di posisi kedua.
Sejak peluit awal dibunyikan, tensi pertandingan langsung meninggi. PERSIB yang tampil di hadapan ribuan Bobotoh memilih bermain agresif. Anak asuh Bojan Hodak tampil menekan, mencoba mematikan ruang gerak PSBS Biak sejak menit-menit awal.
Peluang demi peluang tercipta di babak pertama. Setidaknya lima kesempatan emas dihasilkan Beckham Putra Nugraha dan kawan-kawan. Namun, solidnya lini pertahanan PSBS serta penampilan gemilang kiper Kadu membuat semua upaya PERSIB kandas. Beberapa tembakan dari dalam dan luar kotak penalti masih mampu dimentahkan, membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Hodak langsung melakukan penyegaran. Penyerang asal Prancis, Andrew Jung, diturunkan untuk menambah daya dobrak, menggantikan Beckham Putra Nugraha. Pergantian ini langsung memberi warna berbeda dalam serangan PERSIB.
Baru berjalan satu menit di paruh kedua, ancaman sudah datang. Thom Haye melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang memaksa kiper PSBS kembali bekerja keras. PERSIB semakin percaya diri dan terus mengurung pertahanan tim tamu.
Petaka bagi PSBS Biak datang pada menit ke-55. Kapten tim, Heri Susanto, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Alfeandra Dewangga. Bermain dengan 10 pemain membuat PSBS memilih bertahan total.
Unggul jumlah pemain, PERSIB semakin intens menekan. Frans Putros nyaris membuka keunggulan pada menit ke-60 lewat sepakan kerasnya, namun bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang. Tak lama berselang, Federico Barba masuk menggantikan Dewangga yang mengalami cedera, menjaga keseimbangan lini belakang sekaligus membantu distribusi bola dari bawah.
Meski terus menguasai permainan, PERSIB belum juga mampu memecah kebuntuan. Andrew Jung mendapat peluang emas pada menit ke-72 melalui sundulan tajam, tetapi bola kembali melenceng tipis dari sasaran. Sorak kecewa Bobotoh menggema di tribun GBLA.
Tak kehabisan akal, Hodak kembali mengubah strategi pada menit ke-80 dengan memasukkan Ramon “Tanque” dan Robi Darwis. Keputusan ini menjadi titik balik pertandingan.
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir tiga menit jelang waktu normal berakhir. Berawal dari umpan silang matang Andrew Jung dari sisi kiri, bola sempat mengarah ke Ramon sebelum disodorkan kepada Berguinho yang berdiri bebas tanpa kawalan. Dengan satu sentuhan sontekan, pemain bernomor punggung 97 itu sukses menaklukkan Kadu dan menggetarkan jala gawang PSBS. GBLA pun meledak dalam euforia.
Di sisa waktu pertandingan, PSBS Biak mencoba bangkit dan mencari gol penyeimbang meski bermain dengan 10 pemain. Namun, rapatnya pertahanan PERSIB dan disiplin para pemain belakang membuat setiap upaya tim tamu selalu mentah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan PERSIB. Tiga poin krusial ini menegaskan konsistensi Maung Bandung di kandang sekaligus mengirim pesan kuat kepada para pesaing bahwa mereka siap bersaing hingga akhir musim.(ban)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih